Teknik Dasar Memanah Lengkap

7 min read

Teknik Dasar Memanah-Memanah merupakan salah satu jenis olahraga yang juga populer di zaman sekarang dan oleh karena itu, tak perlu khawatir apabila ingin anda ingin mempelajari sifat fisik satu ini.

Belajar memanah ini adalah sunnah yang di anjurkan oleh Rasulullah SAW, maka dari itu sekolah pemanahan itu pun sudah tersebar di Indonesia.

Meskipun memanah ini tidak mudah di pelajari, tapi tetap saja olahraga ini bisa di pelajari oleh siapapun dengan penuh kesabaran dan ketekunan.

Karena inti dari aktivitas memanah adalah menembakkan anak ke sasaran, fokus, konsentrasi dan juga keseimbangan adalah hal yang sangat penting dalam belajar memanah.

Oleh karenanya seseorang yang apabila hendak belajar memanah maka terlebih dahulu mempelajari tentang sikap memanah (Shoooting Form).

Sikap memanah yang benar yaitu anda harus menerapkan kaedah biomekanika. Artinya adalah setiap gerakan yang di lakukan oleh seorang pemanah tidak boleh menyalahi aturan atau hukum-hukum mekanika garakan yang berlaku.

Nah berikut di bawah ini kami akan menjelaskan kepada anda tentang cara atau teknik yang harus di lakukan seorang pemanah secara sistematis.

Teknik Dasar Memanah

Memanah
tasidola.com

Berdasarkan buku karangan Mc Kinney, di sana menyebutkan dalam mempelajari bagaimana teknik memanah, maka seorang pemanah harus menerapkan prinsip mekanik gerak. Hal ini bertujuan agar terciptanya konsistensi dalam menembak anak panah.

Secara singkatnya teknik memanah terbagi menjadi 9 tahapan di antaranya:

  1. Stance (sikap atau cara berdiri)
  2. Nocking (memasang ekor panah)
  3. Extend (mengangkat lengan)
  4. Drawing (menarik tali busur)
  5. Anchoring (menjangkarkan tali penarik)
  6. Tighten/Hold (menahan sikap)
  7. Aiming (mendidik dengan serius)
  8. Release (melepas panah)
  9. After hold (menahan sikap memanah)

Sedangkan dalam buku yang di karang oleh Kasik Lee pada tahun 2007, di sana menyebutkan ada 12 tahapan dalam teknik memanah yaitu :

  1. Stance
  2. Nocking The Arrow
  3. Hooking and Gripping The Bow
  4. Mindset
  5. Set-up
  6. Drawing
  7. Anchoring
  8. Loading/Transfer to Holding
  9. Aiming and Expension
  10. Release 
  11. Follow Through
  12. Feedback

Kedua belas teknik memanah di atas akan kami bahasi di bawah ini dengan satu persatu.

Teknik Dasar Memanah: Stance/Sikap Berdiri

Teknik memanah
bowbagarcivy.com

Pada teknik memanah, salah satu teknik yang perlu di lakukan dengan benar adalah sikap berdiri atau istilahnya stance.

Stance adalah sikap atau posisi kaki saat berdiri di atas lantai atau tanah. Posisi kaki saat berdiri memiliki 2 syarat yaitu :

  1. Syarat pertama: Titik berat badan saat berdiridi topong oleh kedua kaki secara seimbang yaitu dengan persentase 60-70% bertumpu pada bola kaki sedangkan sisanya 30-40% bertumpu pada tumit.
  2. Syarat yang kedua: Posisi tubuh harus seimbang dan tegak. Dalam artian tidak condong ke depan atau ke belakang dan samping kanan dan samping kiri.

Agarmencapai tubuh yang seimbang dan sikap berdiri yang benar maka ada 3 hal yang harus diperhatikan yaitu:

  1. Jarak antara kedua kaki harus selebar bahu.
  2. Ujung kaki harus menyentuh garis khayal di bagian tengah sasaran target
  3. Pastikan kedua lutut dalam kondisi rileks (tidak tegang/slow)

Sikap posisi kaki yang benar dalam olehraga memanah ada 4 macamnya yaitu:

  1. Open Stance ialah posisi kaki berhadapan dengan lantai terbuka sedikit lebar. Dalam artian posisi kaki kanan sedikit naju ke depan dan kaki kiri sejajar dengan sasaran target sedikit ke kiri. Badan membentuk sudut 60 derajat.
  2. Square or Parallel Stance ialah sikap posisi kaki sejajar dengan lantai. Yaitu dengan neluruskan keduaujung kak i sejajar dengan sasaran target. Sedangkan posisi dada dengan sasaran membentuk sudut 90 derajat.
  3. Close Stance ialah sikap atau posisi kaki pada saat berdiri di atas lantai secara tertutup. Maksudnya adalah bagian ujung kaki kanan menyentuh garis khayal dan bagian tumit kaki kiri bersentuhan garis khayal atau sejajar dengan kaki kanan. Dada membentuk sudut 120 derajat.
  4. Oblique Stance ialah kebalikan dari closes stance yaitu bagian ujung kaki depan sejajar dengan ujung bagian kiri dengan arah menyerong menuju tengah sasaran, dan dada membentuk sudut 45 derajat.

Teknik Dasar Memanah: Nocking/Memasang Ekor Panah

Teknik memanah
sholehuddin.com

Nocking adalah gerakan dasar memanah dengan menepatkan atau memasukan ekor atau ujung panah ke tempat anak panah (Nocking Poin) pada tali busur serta meletakan gander (Shaft) pada sandaran yang sudah di sediakan.

Berikut bisa anda perhatikan di bawah ini langkah atau aspek pada teknik nocking yang perlu anda kuasai setiap anda akan memanah:

  1. Aspek I: Bulu indeks pada bagian ekor panah harus menjahui sisi jendela busur
  2. Aspek II: Ekor panah harus tepat masuk ke tali
  3. Aspek III: Nocking poin (anak panah) harus benar-benar masuk dan pas ke nock. Apabila anak panah terlalu besar maupun longgar maka akan menggangu terbangnya anak panah.

Teknik Dasar Memanah: Extend/Mengangkat Lengan Busur

Muslimah
sholehuddin.com

Pemanah profesional biasanya menggunakan teknik extend ketika mengangkat lengan busur dan untuk lebih spesifinya, gerakan di lakukan dengan lengan di angkat setinggi bahu di mana tangan penarik tali juga harus dalam posisi siap dalam penerapannya.

Dalam teknik ini, pemenah harus benar-benar dalam kondisi rileks saat menarik tali dan penggunaan 3 juri utama adalah uang juga paling penting dalam penarikan tali busur, yaitu jari telunjuk, jari tengah dan tak lupa jari manis.

  1. Awalnya, letakan tali busur pada ruas-ruas jari pertama
  2. Berikan tekanan pada handle busur secara cukup terhadap telapak tangan yang di jadikan penahan busur.
  3. Untuk lebih tepatnya, tekanan ada pada tengah titik V yang ibu jari dan jari telunjuk bentuk pada lengan yang sedang memegang busur.

Teknik Dasar Memanah: Hooking And Gripping The Bow

Membidik
sholehuddin.com

Hooking and Gripping the Bow ialah gerakan memanah dengan menempatkan maupun mengaitkan jari di tali setelah anak panah atau nocking poin terpasang dengan  benar.

Posisi jari harus di tempatkan pada tali dan tali harus di posisikan di sandi pertama, lebih tepatnya  pada bagian sandi atas jari telunjuk, di bawah jari tengah dan di belakang sendiri jari manis.

  1. Tempatkan posisi jari di tali dan tali busur sendiri juga perlu berada pada sendi pertama.
  2. Jangan sekali-kali melakukan pletekan tali di bagian sendi pertama pada jari atas dan bawah.
  3. Sebelum menembak, cek terlebih dahulu tab tali antara posisi jari di tab serta nocking poin.
  4. Gunakan pembatas jari sehingga posisi benar dan lebih rileks nantinya.

Teknik Dasar Memanah: Mindset

memanah
sholehuddin.com

Mindset adalah aspek yang harus di penuhi oleh seorang pemanah baik dalam kondisi fisik dan taktik.

Mindset adalah aspek yang paling penting dari semua aspek yang ada. Karena seorang pemanah harus benar-benar rilkes di saat menembak anak panah dari busurnya.

Oleh karenanya seorang pemanah harus aktif dan tetap fokus terhadap berbagai tugas lapangan maupun pertandingan.

Seorang pemanah yang melatih dirinya, maka akan senantiasa fokus terhadap tugas yang sedang di hadapi.

Setiap pemanah perlu untuk melatih diri sendiri supaya fokus terhadap tugas yang ia hadapi supaya saat menerbangkan anak busur, terhadap bonus maupun sekor yang sempurna

Teknik Dasar Memanah: Set-Up

Memanah
sholehuddin.com

Set-Up adalah istilah yang hampir sama dengan pre-draw yaitu garakan tarikan awal. Artinya adalah kekuatan tekanan jari tengah pada tali saat tarikan penuh (full-draw) kira-kira 30% kemudian pada jari tengah sekitar 50%-60% dan jari manis 20%.

Akan tetapi perbedaan antara per-draw dengan full-draw ialah pada tarikan tekanan di jari-jari.

Posisi yang tepat teknik set-up adalah posisi tungkai lurus, rileks. dan berat badan di tumpu dengan kedua kaki dengan persentese bola kaki dan tumit masing-masing adalah 60%-70% dan 30%-40%.

Pertempuran tubuh pada bagian atas (uooer body) harus dimulai dari pinggul, kemudian bahu di luruskan tepat mengenai sasaraan dan panggul di putar agar lurus dengan target.

Jika pemanah menggunakan open stance panggul dengan sendirinya terbuka ke aras sasaran. Dan yang perlu dihindari ketika panggul segaris dengan bahu maka akan menyebabkan ketegangan otot.

Untuk menghasilkan setabilitas yang baik maka tulang dada (stenum) di tekan dan otot perlu di tahan.

Beberapa kesalahan yang sering terjadi oleh pemanah yaitu: Badan terlalu condong ke arah target dan pada bagian leher bahu terlalu tegang. Apabila ini di lakukan terus menerus maka akan mengakibatkan kepala selalu menengadah kebelakang.

Teknik Dasar Memanah: Drawing

Memanah
sholehuddin.com

Drawing adalah teknik memanah dengan melakukan gerakan menarik tali busur sampai menyentuh bagian dagu, bibir dan hidung serta di lanjutkan dengan menjangkarkan tangan penarik tali di dagu.

Nah di bawah ini ada 9 aspek yang perlu di perhatikan apabila menggunakan teknik drawing, diantaranya:

  1. Saat drawing harus bernafas. Dan saat busur di angkat, diambil nafas dengan mengunakan teknik pernafasan diafragma.
  2. Tarik lurus sesuai dengan lintasan tali hingga menyentuh dagu dari sikap set-up. Sekitar 2-3 inchi di bawah anchor poin. Pastikan saat menarik serileks mungkin hingga gerakan menembak.
  3. Untuk mendapatkan perasaan rileks maka saat menarik tali busur ambil nafas secara perlahan-lahan.
  4. Angel atau sudut tangan kanan bagian belakang harus setabil. Pemanah jangan memutar tangan saat melakukan drawing. Karena memutar tangan bisa menyebabkan puntiran tali (torque) menjadi lebar.
  5. Ada dua hal yang perlu anda perhatikan yaitu lengan penarik dan jari penarik. Kedua hal ini harus dilakukan optimal saat melakukan penarikan. Jadi tidak akan menyebabkan jari-jari yang lemas.
  6. Saat melakukan drawing, visir harus tepat berada di atas pusat garis horizonal. Ini bertujuan untuk menailan lengan penahan busur sebagai tanda bidikan.
  7. Saat melakukan penarikan busur, bahu berada pada posisinya. Dalam artian tidak terlalu rendah dan juga mennjol.
  8. Saat lengan penahan busur di luruskan akan tampak berbentuk huruf V di ujung bahu. Tapi hal ini dapat terbentuk jika otot tricep pada lengan yang menahan busur dan harus kuat agar membantu bow shoulder tidak menonjol.
  9. Nah yang terakhir ini kalian harus menggunakan otot bahu saat menarik busur. yaitu otot deltoideus, posterioe, tare major, rhomboideus dan travezius.

Teknik Dasar Memanah: Anchoring

memanah
sholehuddin.com

Anchoring adalah gerakan teknik dasar memanah dengan menjangkarkan tangan penarik pada bagian dagu atau rahang.

Nah berikut di bawah ini adalah langkah-langkah yang tepat untuk melakukan anchoring:

  1. Tempatkan posisi yang sama akan menjangkarang tangan penarik tali dan jaga untuk mengkokohkan dan menempel di bawah dagu
  2. pemanah dapat melihat antara mata yang membidik adanya bayangan tali pada busur di saat yang sama.
  3. Pada teknik penjangkaran tengah, pemanah juga bisa menggunakan tangan yang bertugas utama sebagai penarik tali busur, di mana tangan tersebut harus menyentuh bagian tengah dagu, bibir dan hidung dan tidak lupa harus menempel dengan dagu.
  4. Pada teknik penjangkaran samping, pemanah perlu memakai tangan penarik tali busur dan membuat tangan tersebut berada menyentuh di bagian dagu, bibir serta hidung, namun menjaga tetap menempel dengan dagu.

Teknik Dasar Memanah: Tighten

Membidik
sholehuddin.com

Pada teknik ini pemanah perlu berada dalam kondisi menahan posisi memanah beberapa saat. Penerapan teknik ini bisa di lakukan sesudah tenik penjangkaran serta sebelum pelepasan anak panah.

Di waktu yang sama, bisanya otot lengan penahan busur dan juga bersama lengan penarik tali berkontraksi dengan frekuensi yang sama agar tidak mengalami perubahan ketika anda melepas anak panah.

Pemanah dalm teknik ini harus perlu benar-benar kepada sasaran yang sudah di tentukan.

Nah ketika anda melakukan pembidikan, pemanah harus bersikap mempertahankan posisi sebaik mungkin sampai anak panah dilepas secara sempurna

Teknik Dasar Memanah: Aming/Membidik

memanah
sholehuddin.com

Teknik ini merupakan teknik selanjutnya dalam olarahraga penahan. Gerakan membidik ini adalah gerakan yang bertujuan sebagai pengarah perengkapan penahan pembidik agar tepat sasaran saat menembak.

Posisi badan pemanah perlu diperhatikan agar tidak meleset ketika sudah menembak. Hal lain yang juga pemanah harus di perhatikan adalah memperhatikan teknik yang di gunakan.

Penerapan dari teknik ini biasanya akan membuat hasil eksekusi yamh baik karena pemanah juga akan jau lebih fokus dan tenang saat melakukannya.

Tetap perhatikan faktir arah mata angin, kecepatan angin, hingga sudut antara target tembakan dan sang pemanah.

Teknik Dasar Memanah: Release

memanah
sholehuddin.com

Gerakan ini adalah gerakan teknik memanah yaitu dengan merilekskan jari-jari penarik tali. Agar anak panahmeluncur dengan mulus.

Nah ada 3 model release yang dapat anda gunakan dalam teknik memanah, berikut di bawah ini :

  1. Dead Release-Pada teknik release ini, sudah melepaskan tali busur, lengan penarik tali harus berada tetap pada posisinya. Tetap jaga agar lengan menempel di dagu seperti awal.
  2. Action Releaseadalah teknik dimana saat busur di lepas, posisi tangan melewati atau menelusuri dagu dan leher pemanah.
  3. Follow-ThroughMasih menjadi bagian dari teknik release, follow-through bisa di gunakan untuk mengandalikan tambahan secara alami. Ketika di lakukan secara berlebihan, kekacauan akan timbul di titik berat panah.

Teknik akan berakhir baik bila di lakukan dengan kekuatan penuh yang sudah di berikan dari tali pada anak panah yang panah di gunakan. Karena kekuatan di maksimalkan, maka ini bisa menjadi pencegah getaran tali.

Teknik Dasar Memanah: After Hold

memanah
sholehuddin.com

Teknik paling akhir adalah teknik after hold di mana pemanah harus menahan sikap penahanan dalam beberapa detik.

Penembakan atau pelepasan anak panah. Setelah anak panah terlepas dari busur, pastikan untuk posisi tubuh menahan sikap penahanan dengan tujuan agar pengendalian gerakan memanah yang telah di selesaikan.

Secara teknis, tangan penarik busur harus posisinya ada seperti pada awal posisi, lurus tepat ke arah target karena hanya tali busurnya yang kembali dari awal sebelum di tarik.

Tahanlah paling tidak hingga 2 detik pelepasan anak panah hingga anak panah menyentuh permukaan sasaran.

Penutupan

Nah bagian yang terpenting yang harus dikuasai oleh pemanah adalah sikap memanah yang tidak menyalahi hukum mekanika ferak.

Mungkin hanya ini, semoga bermanfaat bagi anda. Jika ada pertanyaan atau komentar bisa anda tulis dikolom bawah ini TERIMA KASIH.

Komen Lurr