Tata Cara Ibadah Umroh [Lengkap]

5 min read

Tata Cara Ibadah Umroh

Tata Cara Ibadah Umroh-Nah di artikel ini saya akan membahas tentang tata cara ibadah umroh. Nah berlakunya sistem kuota membuat antrian untuk menjalankan ibadah haji menjadi semakin lama.

Karena itu, ibadah umroh menjadi pilihan alternatif bagi mereka yang belum berkesempatan berhaji ke Tanah suci.

Nah jika di lihat sekilas, tata cara umroh sedikit berbeda dari ibada haji. Perbedaan tata cara umroh dari haji adalah pada waktu dan tempat pelaksanaan ibadah.

Dalam tata cara umroh, jamaah melaksanakan beberapa ritual ibadah di kota Mekkah, khususnya di Masjidil Haram.

Mereka bisa mengerjakan ibadah umroh sewaktu-waktu, setiap hari, setiap bulan , setiap tahun, kecuali waktu waktu yang dilarang.

Sedangkan unruk ibadah haji, hanya dapat dilaksanakan pada beberapa hari diantara tanggal 1 Syawal hingga 13 Dzulhijjah.

Sementara itu, ibadah haji adalah ibada umroh (Ihram dan niat, thawaf, sai serta tahallu) ditambah dengan wukuf di Arafah, mabit du Muzdalifah, melempar jumroh dan mabit di Mina.

Dari segi waktu, pelaksanaan umroh dapat dilakukan kapan saja, kecuali pada hari Arafah yaitu tanggal 10 Zulhijjah dan hari hari Tasyrik yaitu tanggal 11,12,13 Zulhijjah.

Jadi intinya dari proses ibadah haji adalah wukuf di Padang Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah selepas matahari tergelincir sampai Maghrib.

Apabila hal itu tidak dilakukan maka seseorang tidak dapat dikatakan sudah melakukan ibadah haji.

Dari segi jumlah dan jenis ibadah, juga ada perbedaan. Dalam tata cara umrah hanya melakukan ihram dan niat, thawaf, sai serta tahallul.

Yakin jika selesai sai maka melakukan tahallul dengan menggunting rambut atau mencukur rambut sampai bersih.

Sementara itu, ibadah haji adalah ibadah umroh (ihram dan niat, thawaf, sai serta tahallul) di tambah dengan wukuf di arafah, mabit di Muzdalifah, melempar jumroh dan mabit di Mina.

Dari segi waktu, pelaksanaan umroh dapat dilakukan kapan saja, kecuali pada hari Arafah yaitu tanggal 10 Zulhijjah dan hari-hari Tasyrik yaitu tanggal 11,12,13 Zulhijjah.

Baca Juga:

Tata Cara Ibadah Umroh Sesuai Sunnah, Doa, Bacaan, Dan Keistimewaannya

Tata Cara Pelaksanaan Umroh

Nah tata cara pelaksanaan umroh dimulai dengan niat dan mamakai pakaian ihram dari miqat-miqat yang telah ditentukan. Miqat adalah garis mulai seorang jamaah yang melakukan ibadah umroh.

Dengan kata lain miqat adalah tempat berihram (niat umroh) dan memasukan seseorang ke dalam pelaksanaan umroh yang akan dilakukan.

Dari Bandara Menuju Miqat Masjid Dzulhulaifah Atau Lebih Dikenal Abyar’Ali.

Di miqat yang dibangun di Madinah ini, para jamaah melakukan persiapan sebelum ihram, mulai dengan mandi, mengenakan pakaian ihram,berwudhu dan mengerjakan sholat sunnah ihram 2 rakaat.

Setelah itu melakukan ibadah umroh dengan membaca bacaan niat umroh yaitu Umrtan Labbaikallahumma. Yang artinya’ Aku sambut panggilanmu ya Allah untuk mengaktifkan umroh.

Setelah Mengenakan Pakaian Ihram, Seorang Jamaah Umroh Diminta Untuk  Melakukan Hal-Hal Yang Sudah Ditentukan Syariat.

Bagi Pria, Dilarang:

  • Pakai Pakaian Biasa
  • Kaki Alas Kaki
  • Tutup Kepala Dengan Peci, Topi, Dan Sebagainya

Bagi Wanita, Dilarang:

  • Pakai Kaos Tangan
  • Ditutup Mukanya

Bagi Pria Dan Wanita, Ditolak:

  • Pakai Wangi-Wangian
  • Memotong Kuku, Mencukur Atau Mencabut Rambut/Bulu
  • Memburu Atau Mematikan Binatang Apapun
  • Menikah, Menikah Atau Meminang Wanita Untuk Dinikahi
  • Bermesraan Atau Berhubungan Intim
  • Mencaci, Bertengkar Atau Mengeluarkan Kata-kata Kotor
  • Memotong Tanaman Di Sekitar Mekkah

Menuju Masjidil Haram Di Mekkah

Nah dalam perjalanan, perbarui bacaan kalimat talbiyah yang selalu diucapkan Rasulullah Shallallahu’ alaihi Wa Sallam. Kompilasi umroh dan haji.

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ لَبَّيْكَ لاَ شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لاَ شَرِيكَ لَكَ

LABBAIK ALLAHUMMA LABBAIK. LABBAIK LAA SYARIKA LAKA LABBAIK. INALHAMDA WAN NI’MATA LAKA WAL MULK LAA SYARIKA LAK

Artinya:

Aku Penuhi Panggilanmu, Ya ALLAH, Aku Penuhi Panggilanmu. Tidak Ada Sekutu Untukmu, Aku Penuhi Panggilanmu. Sesungguhnya Semua Puji, Nikmat Dan Kerajaan Untukmu. Tidak Ada Sekutu Untukmu.

Akhir waktu membaca talbiyah untuk umroh adalah saat akan memulai pelaksanaan thawaf.

Melakukan Thawaf

Sebelum masuk Masjidil Haram, jamaah diminta untuk berwudhu terlebih dahulu. Jamaah boleh masuk Masjidil Haram lewat pintu mana saja, tapi di sarankan untuk lewat contoh Rasulullah SAW yang masuk melalui pintu Babus Salam atau Bani Syaibah.

Nah saat masuk Masjidil Haram, diundang untuk mengucapkan:

اَللّٰهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ دَارَالسَّلَامَ تَبَارَكْتَ وَتَعَالَيْتَ يَا ذَاالْجَلَالِ وَاْلإِكْرَامِ. اَللّٰهُمَّ افْتَحْ لِيْ أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ وَمَغْفِرَتِكَ وَأَدْخِلْنِيْ فِيْهَا. بِسْمِ اللهِ وَالْحَمْدُ ِللهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلٰى رَسُوْلِ اللهِ

AllAHUMMA ANTASSALAAM, WAMINKASSALAM FAHYYINAA RABBANAA BISSALAAM WA ADKHILNAL JANNATA DAARASSALAAM TABAARAKTA WATA’AALAITA YAA DZALJALAALI WAL IKRAAM. ALLAHUMMAFTAHll LII ABWAABA RAHMATIK WAMAGHFIRATIKA WA ADKHILNI FIIHA. BISMILLAHI WALHAMDULILLAH WASSHALAATU WASSALAAM’ALAA RASUULILLAAHi.

Artinya: Ya Allah Engkau sumber keselamatan, dan daripadaMu lah datangnya keselamatan itu semua. Maka sambutlah kami wahai tuhan dengan selamat sejahtera dan masukanlah kami ke dalam surga negeriMu yang bahagia, Maha Pemberi berkat dan Maha Tinggilah Engkau wahai Tuhan yang punya keagungan dan kehormatan. Ya Allah bukakanlah untukku pintu rahmat dan ampunan, masukanlah aku ke dalam ampunanMu. Dengan nama Allah dan segala puji bagi Allah salawat dan salam untuk Rasulullah.

Setelah itu turun dan terus menuju tempat thawaf (mataf). Jamaah mulai thawaf dari garis lurus (area dekat Hajar Aswad) antara pintu kabah dan lampu hijau di lantai atas Masjidil Haram.

Di sini jamaah diberi pilihan antara lain:

  • Taqbil Yaitu Mencium Hajar Aswad
  • Istilah Dan Taqbil Yaitu Mengusap, Meraba, Dan Mencium Hajar Aswad
  • Istilah Adalah Mengusap Hajar Aswad Dengan Tangan Atau Benda Yang Kita Pegang, Kemudian benda tersebut dicium.
  • Melambaikan Tangan Atau Benda Yang Bisa Kita Pegang 3 Kali, Tidak Dicium, Tetapi Menerima  بِسْمِ اللّهِ, اَللّهُ اَكْبَرُ  (Dengan Nama Allah, Allah Maha Besar)

Salah satu pilihan ritual ini dilakukan setiap kali melewati Hajar Aswad dan Rukun Yamani pada putaran satu hingga tujuh.

Jika tidak mampu mencium Hajar Aswad dan Rukun Yamani karena alasan keamana akibat jamaah yang umroh, maka bisa memilih istilam dengan tangan atau benda, atau hanya melambaikan tangan atau benda yang kita pegang.

Pada putaran 1-3 jamaah pria dianjurkan untuk lari-lari kecil. Sedangkan pada putaran 4-7 dengan jalan biasa.

Sementara untuk tata cara umroh wanita tidak ada lari-lari kecil saat melakukan thawaf.

Sepanjang thawaf, membaca doa saat berada di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad. Doa saat thawaf yang selalu dibaca oleh Rasulullah SAW adalah doa sapujagad, yaitu:

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

RABBANA ATINA FIDDUNYA HASANATAN WA FIL AKHIRATI HASANATA WA QINA ‘ADZABANAR

Artinya:

“Ya Tuhan Kami, Berilah Kami Kebaikan Di Dunia Dan Kebaikan Di Akhirat, Dan Peliharalah Kami Dari Siksa Api Neraka”

Sholat 2 Rekaat Di Depan Maqom Ibrahim

Maqom Ibrahim bukanlah kuburan dan tidak pula tempat yang terkait dengan kuburan lainnya.

Namun di tempat itu Nabi Ibrahim pernah berdiri dalam rangka membangun Kabah. Rekaat pertama membaca surat Al-Fatihah dilanjutkan dengan membaca surat Al-Kaafiruun. Rekaat kedua membaca surat Al-Fatihah dilanjutkan dengan membaca surat Al-Ikhlas.

Beristirahat Sejenak Dan Minum Air Zam-Zam

Sebelum minum air Zam-Zam, ada doa sebelum meminum air ini:

اللهم إني أسألك علماً نافعاً، ورزقاً واسعاً، وشفاءً من كل داء

ALLAHUMMA INNI AS-ALIKA ‘ILMAN NAAFI’A WA RIZQON WAASI’AN WA SYIFA’AM WA SYIFA’AN MIN KULLI DAA-INl

Artinya:

“Ya Allah aku memohon padamu ilmu yang bermanfaat, rizqi yang luas, dan kesembuhan dari segala macam penyakit”

Melakukan Sai Antara Shafa Dan Marwa 7 Kali Bolak Balik

Sai dimulai dari Safa ke Marwah yang dihitung sebagai satu kali perjalanan. Jadi, Safa ke Marwah 1, Marwah ke Safa 2, dan seterusnya.

Sai berakhir di Marwah. Sai dikerjakan dengan berjalan, tapi pada batas di antara 2 lampu hijau, berlari-lari kecil.

Melakukan Tahallul

Tahallul adalah akhir dari pelaksanaan ibadah umroh yang ditandai dengan bercukur. Untuk laki laki lebih baik dicukur sampai gundul, tapi jika tidak sampai gundul juga tidak masalah.

Sedangkan untuk tata cara umroh wanita hanya dicukur ala kadarnya. Dengan melakukan tahallul, maka sudah sempurna tata cara ibadah umroh lengkap dengan sunnah.

Keistimewaan Ibadah Umroh

Meski bukan yang utama, ibadah umroh tak kalah istimewahnya dengan haji. Agar lebih memahami.

Nah berikut ini ulasan mengenai 6 keistimewaan ibadah umroh.

Ibadah Umroh Yang Satu Kepada Umroh Berikutnya Adalah Kaffaroh Atau Menghapus Dosa

Allah SWT akan menghapus dosa-dosa kita di antara pelaksanaan umroh yang satu deengan umroh berikutnya.

Sederhananya, bila 5 atau 10 tahun lalu kita sudah melakukan umroh,tahun berikutnya berkesempatan untuk melakukan umroh, maka dosa-dosa di antara kedua waktu tersebut akan di ampuni oleh ALLAH SWT.

Umroh Adalah Jihad Bagi Para Wanita Dan Orang Yang Lemah

Para ibu dan kaum wanita umumnya serta mereka yang lemah fisik pada masa Rasulullah SAW, tak bisa ikut berjihat atau berperang.

Namun mereka masih mendapatkan Fadillah pahala jihad dengan cara melaksanakan ibadah umroh.

Jamaah Umroh Adalah Tamu-Tamu ALLAH SWT Yang Doanya Dikabulkan

Ibadah haji dan umroh menjadi istimewah karena orang yang datang ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah tersebut adalah tamu ALLAH SWT.

Begitulah biasa di sebut dengan, dan memang Rasulullah SAW menyebutkannya demikian.

Jamaah haji dan umroh adalah tamu undangan ALLAH SWT sehingga apa yang diminta sang tamu akan dikabulkan olehnya. Ini adalah bentuk dari keistimewaan yang paling istimewah.

Wafat Saat Menjalankan Ibadah Umroh Pahalannya Dicatat Sampai Hari Kiamat

Keutamaan orang-orang yang wafat dalam perjalanan untuk melaksanakan ibadah haji dan umroh, serta keutamaan orang yang wafat dalam keadaan berihram (di tengah pelaksanaan ibadah haji dan umroh) adalah mendapatkan anugrah pahalanya dicatat sampai hari kiamat kelak. Semuanya temaktub (tercantum) jelas dalam hadits.

Ibadah Umroh Bisa Menghilangkan Kefakiran

Bila kita melihat saudara kita yang setelah pulang dari haji atau umroh maka terlihat kehidupan semakin baik, rezekinya mengalir terus dan keluarganya bertambah berkah, itulah salah satu fadillah ibadah tersebut.

Seluruh biaya yang digunakan untuk berangkat haji dan umroh akan diganti oleh ALLAH SWT dengan berlipat-lipat.

Fadillah Pahala Satu Kali Umroh Dengan Sholat Dua Rakaat Di Masjid Quba

Sholat di Masjid Quba memiliki keutamaan tersendiri. Menurut Hadits Nabi SAW yang di riwayatkan oleh Abu bin Sahl bin Hunaif RA, ia pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda: ” Barangsiapa bersuci di rumahnya, kemudian mendatangi Masjid Quba, lalu ia sholat di dalamnya, maka baginya pahala seperti pahala umroh.” (HR. Tirmizi no. 298, Ibnu Majah no. 1401)

Masjid Quba ini terletak di luar kota Madinah. Jadi, mengingat fadillah sholat di Masjid Quba yang sangat besar, maka bila kita sudah berada di Madinah dalam rangka menjalankan ibadah umroh atau haji, jangan sampai lupa melakukan sholat di Masjid Quba.

<PENUTUPAN>

Nah mungkin hanya itu, bagaimana tata cara umroh. Jika anda ingin bertanya atau berkomentar, langsung tulis di kolom bawah ini. Semoga Bermanfaat Untuk Anda.

TERIMAKASIH

Komen Lurr