Pelanggaran Yang Sering Dilakukan Oleh Pemain Sepak Bola

4 min read

sepak bola

Pelanggaran Yang Sering Dilakukan Oleh Pemain Sepak Bola-Dalam sepak bola adalah tingkah laku pemain yang di anggap tidak etis dalam pertandingan yang dapat dikenai hukuman.

Sebelum pelanggaran adalah tindakan ketidak adilan atau tidak pantas oleh seorang pemain yang di ketahui oleh wasit karena perbuatannya tersebut bertentangan dengan Laws of the Game, dan dapat mengganggu atau merusak permainan yang sedang berlangsung.

Pelanggaran yang dilakukan oleh seorang pemain akan dihukum dengan tendangan bebas langsung atau tidak langsung atau tendangan penalti untuk tim lawan.

Tindakan menyimpang ialah setiap tindakan indidipliner atau diluar aturan dasar sepak bola yang diperbuat oleh pemain dan layak untuk mendapat sangsi disiplin (peringatan atau pengusiran dari lapangan).

Tindakan penyimpang termasuk tindakan selain pelanggaran. Tindakan penyrimpang dapat terjadi setiap saat dan setiap waktu, termasuk saat bola tidak dalam permainan, di sekitar area lapangan, sebelum dan setelah pertandingan.

Baik pemain dan regu cadangan dapat terkena sangsi untuk tindakan penyimpangan. Komite disiplin sebuah federasi ialah pihak yang mengurus segala teknis dan peninjauan terhadap sangsi bagi kasus pelanggaran.

Pelanggaran Yang Dilakukan Pemain Sepak Bola

Dalam permainan sepak bola terdapat 9 peraturan yang apabila dilanggar akan mengakibatkan tendangan bebas langsung bagi regu lawan, pelanggaran tersebut di bawah ini sebagai berikut:

  • Menerjang lawan secara tidak wajar atau kasar
  • Menerjang lawan dari belakang, kecuali jika lawan itu menghalang-halangi
  • .Memukul atau mencoba memukul lawan.
  • Melompati tim lawan.
  • Menendang atau mencoba untuk menendang lawan
  • Menjatuhkan lawan, yaitu menjatuhkannya dengan kaki atau dengan melakukan sliding dari papan atau dari belakang lawan itu.
  • Memegang lawan dengan bagian lain dari tangan.
  • Mendorong lawan dengan tangan atau bagian dari tangan.
  • Memainkan bola dengan tangan atau lengan seperti membawa, memukul, dan mendorong bola. Pelanggaran terhadap ini mengakibatkan hukuman satu tendangan penalti, tetapi hal ini tidak berlaku bagi penjaga gawang, selam ia berada dalam area gawang. Adapun jika melakukan pelanggaran seperti ini , maka ia memberikan kesempatan pada lawan untuk melakukan tendangan bebas tidak langsung di tempat pelanggaran terjadi.

Jenis-Jenis Pelanggaran Untuk Penjaga Gawang

  1. Memainkan permainan yang membahayakan, seperti menendang bola yang sedang dipegang oleh penjaga gawang.
  2. Menerjang dengan cara yang tidak jujur.
  3. Sengaja untuk menghalangi lawan saat memainkan bola, seperti berdiri di antara bola dan lawan.
  4. Jika penjaga gawang membawa bola sambil berjalan lebih dari empat langkah sambil memegang bola dengan tidak memantulkan bola ke tanah.
  5. Menerjang penjaga gawang kecuali penjaga gawang itu:

.

Keluar dari daerah gawangnya. Menghalang-halangi seorang lawan. Hendak untuk memegang bola.

Pelanggaran Regu Tim Penyerang

Nah berikut dibawah ini jenis-jenis pelanggaran yang dilakukan oleh regu penyerang antara lain sebagai berikut:

  • Melakukan perbuatan, bersikap, atau mengucapkan perkataan yang tidak sopan saat dilakukan tendangan hukuman.
  • Pemain penyerang bukan mengambil tendangan masuk ke daerah tendangan hukuman (kurang dari 9,15 meter dari bola) sebelum bola ditendang.
  • Pengambil tendangan hukuman melakukan gerakan yang membingungkan penjaga gawang.
  • Bola tidak ditendang ke depan

Pelanggaran Dari Regu Pertahanan

Nah di bawah ini adalah pelanggaran yang sering kali dilakukan oleh pihak penahan antara lain sebagai berikut di bawah ini:

  1. Melakukan perbuatan, sikap, atau mengucapkan perkataan yang tidak sopan saat dilakukan tendangan hukuman.
  2. Penahan memasuki daerah tendangan hukum (kurang dari 9,15 meter dari bola) sebelum di tendang
  3. Penjaga gawang menggerakkan kedua kakinya sebelum bola di tendang (saat tendangan hukuman).

Konsekuensi Pelanggaran Saat Tendangan Hukuman

Jika terjadi pelanggaran pada tendangan hukuman dilakukan, konsekuensinya adalah sebagai berikut:

Pelanggaran Oleh Pihak Penyerang

  1. Jika bola masuk ke gawang maka tendangan harus di ulangi
  2. Jika bola keluar, lewat, atau sampai di atas gawang maka regu penahan melakukan tendangan gawang.
  3. Jika bola mengenai gawang atau dipukul keluar oleh penjaga gawang, maka wasit menghentikan permainan dan regu bertahan melakukan tendangan bebas tidak langsung.

Pelanggaran Oleh Pihak Penahan

  • Jika bola masuk dalam gawang, maka gol akan dianggap sah
  • Jika bola keluar lewat atau sampai di atas gawang, maka tendangan di ulangi
  • Jika bola mengenai gawang atau dipukul keluar oleh penjaga gawang, maka tendangan hukuman di ulangi
  • Jika pelanggaran dilakukan oleh kedua tim maka tendangan hukuman di ulang. Jika tendangan hukuman diulang maka baik penjaga gawang mampu untuk menendang hukuman boleh diganti dengan pemain yang lain

Pelanggaran Permainan Sepak Bola Secara Umum

Adapun pelanggaran yang berhubungan dengan permainan secara umumnya adalah:

  1. Melintas keluar dari daerah gawang
  2. Mengulur waktu permainan
  3. Masuk ke dalam atau keluar lapangan permainan tanpa seizin wasit
  4. Menunjukan ketidak setujuan terhadap suatu putusan wasit

Pelanggaran Dengan Hukuman Tendangan Bebas Tidak Berlangsung

Perilaku yang mengakibatkan kelengahan dan pengabaian dapat menghasilkan tendangan babas secara tidak langsung.

Tendangan jenis ini tidak boleh dipergunakan tendangan secara tidak langsung ke arah gawang untuk peluang mencetak gol.

Jenis-jenis pelanggaran yang dihukum dengan tendangan bebas secara tidak langsung adalah:

Ketika Kiper, Di Dalam Area Penalti Sendiri:

  1. Menangkap bola yang sengaja di tendang secara keras oleh rekan (aturan back-pass).
  2. Menangkap bola saat menerima langsung lemparan ke dalam

Ketika Seorang Pemain:

  • Ketika menghadapi serangan lawan secara pasif untuk menghentikan laju pemain lawan.
  • Menghalangi kiper ketika hendak menendang bola dari tangan.

Ketika offside terjadi, tendangan bebas tidak langsung dilakukan, akan tetapi offside tidak termasuk pelanggaran.

Tindakan Yang Menyimpang Saat Permainan Bola

Setiap pelanggaran serius atau tidak menyimpang dihukum dengan tendangan bebas secara langsung.

Nah berikut ini jenis-jenis perlakuan biasa dikenai hukuman kartu kuning oleh wasit:

  1. Tendangan atau upaya untuk menendang anggota tubuh lawan
  2. Menjatuhkan lawan secara kasar untuk menghentikan penguasaan bola
  3. Berselisih dengan kata-kata atau tindakan yang wajar
  4. Menjegal kaki dengan cara yang kasar
  5. Mengulur waktu untuk membuang waktu bermain
  6. Meninggalkan dan kembali memasuki lapangan bermain tanpa izin wasit
  7. Melakukan selebrasi gol secara berlebihan (melepas baju, memakai alat provokasi dan lain-lain)
  8. Pelanggaran yang tetap di ulangi
  9. Mengkritik keputusan wasit secara berlebihan

Tindakan yang merusak permainan sepak bola dan memberi pengaruh siginifikasi terhadap hasil akhir, bisa mendapatkan hukuman kartu merah secara langsung.

  • Menjegal yang berresiko cedera serius
  • Melakukan kekerasan fisik fatal
  • Melecehkan atau merendahkan pihak lawan secara terang-terangan
  • Menghalangi tim lawan mencetak gol ke gawang, secara sengaja memegang bola (tidak berlaku bagi penjaga gawang dalam area panti sendiri)
  • Menghalangi kesempatan lawan bergerak saat menyerang yang secara jelas dapat menghasilkan gol apabila tanpa gangguan
  • Menyulut provokasi kepada pemain lain, memaki atau mengucap kata kasar / gestur berlebihan terhadap lawan
  • Melakukan pelanggaran lainnya, yang belum tidak disebutkan, yang dapat menimbulkan permainan dihentikan sementara waktu
  • Telah menerima peringatan kedua (hukuman kartu kuning) dan tetap mengulangi kesalahan yang sejenis.

Secara umum apabila seorang pemain sejati mendapatkan sebuah kartu merah pada sebuah pertandingan, maka pemain tersebut mendapatkan sanksi tidak boleh memperkuat tim pada satu pertandingan berikutnya,

Jika seorang pemain mendapat dua kartu kuning pada dua pertandingan secara beruntun, maka gabungan kedua kartu kuning (akumulasi kartu) menghasilkan sanksi larangan bertanding di satu laga selanjutnya.

Hukuman larangan bertanding yang di beri bergantung pada ukuran tindakan pelanggaran ringan atau berat.

Dalam beberapa kasus tentunya, contohnya piala dunia, pemain yang mendapatkan hukuman kartu merah pada semifinal diizinkan bermain di pertandingan final apabila timnya lolos.

<PENUTUPAN>

Ya mungkin hanya itu yang bisa saya sampaikan jika anda ingin bertanya atau berkomentar anda bisa tulis di kolom komentar bawah ini.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda

TERIMA KASIH

Komen Lurr