Kerajinan Dari Bahan Keras

7 min read

kerajinan dari bahan keras

Kerajinan Dari Bahan Keras – Masyarakat Indonesia terbiasa dengan kehadiran dekorasi rumah dari hasil kerajinan. Material untuk membuat kerajinan cukup berlimpah di Indonesia sehingga sangat mendukung proses produksi. Di antaranya adalah kerajinan bahan keras.

Bahan keras ini terbagi atas dua jenis, yakni yang alami dan buatan. Jenis bahan keras alami berupa kayu, tulang, rotan, bambu, dan biji-bijian.

Sementara, yang buatan contohnya adalah kaca, kaleng, logam, dan kawat. Bentuk kerajinan bahan keras ini pun sangat beragam.

Saking banyaknya pilihan, Kania yakin kamu pasti jadi bingung mau pilih yang mana, ‘kan? Oleh karena itu, berikut ini Kania sudah siapkan enam ide kerajinan bahan keras yang paling menarik untuk menjadi dekorasi rumah. Yuk, lihat bersama dan tentukan pilihanmu!

Definisi Kerajinan Bahan Keras

Kerajinan-Bahan-Keras
smpislampekalongan.com

Sama seperti namanya, kerajinan bahan keras adalah produk kerajinan yang pembuatannya memakai bahan dasar yang sifatnya keras.

Kerajinan yang satu ini bisa untuk dijadikan bisnis yang cukup menjanjikan dan menawarkan keuntungan yang menggiurkan.

Apalagi jika sampai diekspor karena kerajinan yang seperti rotan atau mebel di Indonesia sudah cukup terkenal di kancah internasional.

Kerajinan ini sekarang di Indonesia masih ada yang mempertahankan bentuk hias yang tradisional. Tapi, ada juga yang disesuaikan dengan perkembangan zaman dan tuntutan pasar.

Kerajinan ini pun bisa dimanfaatkan untuk menjadi benda hias serta benda pakai. Nah, untuk mengetahui tentang jenis kerajinan tersebut, penjelasan lengkapnya sebagai berikut:

Beberapa Jenis Kerajinan Bahan Keras

Menurut dari bahan yang digunakan, kerajinan yang dibuat dari bahan keras bisa untuk dikelompokkan ke dalam dua jenis, yaitu bahan keras yang alami dan bahan keras yang buatan. Nah, berikut adalah penjelasannya:

1. Kerajinan Bahan Keras Alam

Kerajinan yang satu ini memakai bahan baku yang asalanya dari alam serat mengalami suatu proses pengolahan, tapi tidak merubah wujud dari benda itu sendiri.

Nah dibawah ini ada beberapa contoh bahan keras alami seperti:

  • Rotan
  • Kayu
  • Batu
  • Kerang
  • Bambu
  • Tulang
  • Biji-Bijian
  • Pasir

2. Kerajinan Bahan Keras Buatan

Sementara itu bahan keras buatan merupakan kerajinan yang mana dibuat dari bahan yang sudah melewati proses pengolahan lagi sehingga menjadi keras serta dijadikan sebagai bahan baku untuk kerajinan.

Nah contohnya seperti dibawah ini:

  • Logam (Tembaga, Alumunium, Kuningan, Perak Dan Emas)
  • Kaca
  • Kawat
  • Kaleng
  • Semen
  • Timah

Kerajinan bahan keras buatan adalah jenis kerajinan yang dibuat dengan memanfaatkan bahan-bahan kerajinan keras yang harus diolah dulu sebelum digunakan untuk menjadi kerajinan.

Contoh kerajinan bahan keras buatan, misalnya logam dan fiberglass.

Produk Kerajinan Barang Keras

kerajinan-dari-bahan-keras-1280x720
sarungprenur.com

Nah lalu apa saja produk kerajinan bahan keras?Simak dibawah ini daftar kerajinan dari bahan keras.

1. Kerajinan Logam

Kerajinan logam biasanya menggunakan teknik ukir, sistem cor, tempa, atau sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Bahan yang digunakan biasanya besi, perunggu, emas, perak, dan yang lainnya.

Bahan logam biasanya dibentuk menjadi sebuah perhiasan atau aksesoris, benda fungsional seperti gelas, wadah serbaguna, meja, kursi, pagar, dan bahkan sampai piala.

2. Kerajinan Kayu

Indonesia merupakan negara beriklim tropis yang sebagian wilayahnya diisi oleh lautan dan hutan. Hutan yang tersebar diwilayah Indonesia menjadi tempat pengrajin kayu.

Karya kerajinan kayu adalah kerajinan yang menggunakan bahan dari kayu yang dikerjakan menggunakan tanah ukir.

Kayu yang bisa digunakan untuk membuat kerajinan bahan keras adalah kayu jati, mahoni, waru, sawo, nangka, dan banyak lainnya.

3. Kerajinan Bambu

Bambu dapat dijadikan berbagai produk kerajinan yang bernilai seni dan ekonomi yang tinggi. Sejak ratusan tahun lalu, orang Indonesia telah mengolah bambu untuk menjadi berbagai kebutuhan, dari yang sederhana hingga yang sangat rumit.

Tampilan produk bambu sangat unik. Cara pembuatannya pun juga unik yaitu menggunakan teknik anyaman dan teknik tempel. Anyaman Indonesia sudah terkenal di mancanegara dengan berbagai motif dan bentuk yang menarik.

4. Rotan

Rotan memiliki sifat yang kuat dan lentur maka dari itu rotan sangat cocok dibuat kerajinan bahan keras.

Teknik yang digunakan untuk membuat kerajinan dari rotan adalah anyaman. Contoh hasil kerajinan bahan keras yang dibuat menggunakan rotan yaitu meja, kursi, dan tempat makan.

5. Kerajinan Batu

Batu yang digunakan untuk membuat kerajinan bahan keras biasanya menggunakan batu hitam yang sangat keras, dan batu padas berwarna putih atau coklat.

Teknik untuk mengolah batu menjadi kerajinan bahan keras adalah teknik ukir dan pahat. Selain itu, batu juga digunakan sebagai kerajinan yang berfungsi sebagai interior dan exterior.

6. Kerajinan Kaca (Fiberglass)

Fiberglass adalah kaca air yang ditarik menjadi tipis. Fiberglass biasanya digunakan untuk badan mobil dan bangunan kapal. Kerajinan fiberglass membutuhkan beberapa campuran dalam proses pembuatannya seperti resin, katalis, serat fiber, polish.

Fungsi Produk Kerajinan Bahan Keras

kerajinan-kacamata-dari-kayu
hamparan.net

Apakah kalian tahu bahwa kerajinan dari jenis bahan yang keras bukan hanya berfungsi untuk hiasan dalam ruangan. Kerajinan jenis ini juga memiliki fungsi yang lain, di antaranya sebagai berikut.

1. Benda Hias

Kerajinan jenis ini berfungsi sebagai pajangan atau hiasan. Untuk fungsi ini, kerajinan lebih memiliki unsur keindahan daripada kegunaannya.

2. Benda Pakai

Kerajinan jenis ini juga digunakan sebagai benda pakai yang berarti memiliki nilai guna yang lebih, sedangkan unsur keindahannya hanya sebagai pendukung.

Nah setelah mengetahui fungsi produk kerajinan bahan keras, lebih baiknya mengetahui lebih dalam. Saya akan menulisakan artikel 6 ide kerajinan bahan keras untuk dijadikan dekorasi rumah.

Unsur Estetika Dan Ergonomis Produk Kerajinan Dari Bahan Keras

kerajinan
nugrahapratama21.blogspot.com

Kerajinan bahan keras tidak lepas dari unsur-unsur estetik yang sangat penting untuk mewujudkan karya seni atraktif dan bernilai ekonomis.

Pada produk kerajinan bahan keras, aspek fungsi menempati porsi utama. Oleh karena itu, karya kerajinan harus mempunyai nilai ergonomis yang meliputi kenyamanan, keamanan dan keindahan

Motif Ragam Hias Produk Kerajinan Dari Bahan Keras

kerajinan
lupa.com

Produk Kerajinan dari Indonesia sudah dikenal mancanegara sejak dulu. Produk tersebut memiliki motif dan ragam hias yang khas di setiap daerah.

Setiap motif ragam hias yang lainnya memiliki fungsi keindahan dan keunikan serta makna simbolis yang penuh perlambangan dan juga nasihat.

Berikut contoh daerah yang memiliki kerajinan yang melambangkan nasihat.

  • Jepara
  • yogyakarta
  • Cirebon
  • Bali
  • Toraja
  • Palembang
  • Kalimantan

Teknik Pembuatan Kerajinan Bahan Keras

Kerajinan-Bahan-Keras-dari-Bambu-5
failfaire.com

Beberapa teknik pembuatan produk kerajinan dari bahan keras, di antaranya:

  • Teknik Cor (cetak tuang)

Teknik cor sudah ada sejak kebudayaan perunggu mulai masuk ke Indonesia. Terdapat beberapa benda kerajinan yang terbuat dari bahan perunggu seperti gendering perunggu, kapak, bejana, dan perhiasan.

  • Teknik Tuang Berulang (bivalve)

Bivalve memiliki arti bi berarti dua dan valve berarti kepingan. Bivalve adalah teknik yang menggunakan dua keping cetakan yang dirapatkan terbuat dari batu dan dapat digunakan berulang kali sesuai dengan kebutuhan.

Teknik ini digunakan untuk mencetak sebuah benda yang sederhana, baik bentuk maupun hiasannya.

  • Teknik tuang sekali pakai (a cire perdue)

Teknik tuang sekali pakai sering digunakan pada benda perunggu yang bentuk dan hiasannya lebih rumit, seperti arca dan patung perunggu.

Teknik ini diawali  dengan membuat pola dari tanah liat. Selanjutnya sebuah pola dilapisi oleh lilin, lalu ditutup lagi dengan tanah liat, kemudian benda dibakar untuk mengeluarkan lilin sehingga terjadilah sebuah rongga.

Kemudian perunggu dituangkan ke dalamnya. Setelah dingin, cetakan tanah liat sudah bisa dipecah dan menjadi benda perunggu yang diinginkan.

  • Teknik Menempa

Di samping teknik cor ada juga teknik menempa yang menggunakan bahan dari perunggu, tembaga, kuningan, perak, dan emas.

Bahan tersebut dapat dibuat menjadi benda-benda seni kerajinan, seperti keris, piring, teko, dan lain-lain.

Untuk saat ini sudah banyak sentra-sentra kerajinan jenis ini seperti kerajinan perak. Tempat yang terkenal akan kerajinan perak yaitu daerah Celuk yang berada di Bali dan kerajinan kuningan yang terdapat di Boyolali.

  • Teknik Etsa

Kata etsa berasal dari bahasa Jerman yaitu kata etch yang berarti memakan, korosi, atau, berkarat. Kata etching berarti mengetsa. Benda-benda logam dapat dietsa dengan merendamnya dalam larutan etsa.

Untuk menghindari daerah yang tidak ingin dietsa oleh larutan asam, seluruh permukaannya dilapisi dengan bahan penolak asam, yaitu resist.

Sementara itu bagian yang ingin di etsa sesuai dengan desain dibiarkan terpilih untuk dietsa sesuai dengan desain dibiarkan terbuka dan terkena pengikisan asam.

Secara bertahap, asam akan melarutkan dan mengikis ke tempat-tempat yang terbuka sampai di tingkat yang diinginkan sehingga permukaannya turun sampai di bawah permukaan aslinya. Sementara itu logam yang dilindungi oleh resist akan tetap utuh.

Larutan yang digunakan untuk teknik etsa terdiri atas larutan asam organik, asam mineral anorganik, atau campuran dari keduanya.

Sebagian asam mempunyai daya kikis yang sangat baik untuk logam-logam tertentu, sedangkan sebagian asam lain ternyata hanya sedikit atau bahkan tidak mempunyai pengaruh sama sekali terhadap logam-logam tertentu lainnya.

Kombinasi dari keduanya justru dapat melarutkan logam-logam di dalam larutan tersebut.

Sukses tidaknya mengetsa ini tergantung pada pengendalian yang sangat hati-hati terhadap kekuatan larutan asam.

Pemakaian bahan penolak asam atau resist (bahan pelindung) pada logamnya membutuhkan teknik dan keterampilan dalam membuat desainnya agar tetap terbuka, serta perhitungan waktu pengukuran dan pengikisan asamnya perlu diperhatikan, agar gambar etsa bisa muncul di permukaan logam dengan derajat keteraturan dan kedalaman yang diinginkan.

  • Teknik Ukir

Karya ukir sudah diketahui bangsa Indonesia sejak Zaman Batu Muda. Pada saat itu, banyak peralatan yang dibuat dari batu seperti perkakas rumah tangga dan benda-benda dari gerabah atau kayu.

Benda-benda itu memiliki ukiran bermotif geometris, seperti tumpal, lingkaran, garis, swastika, zig-zag, dan segitiga. Selain sebagai hiasan, ukiran juga mengandung makna simbolis dan religius.

Dilihat dari jenisnya, ada beberapa jenis kerajinan ukiran antara lain ukiran tembus (krawangan), ukiran rendah, ukiran tinggi (timbul), dan ukiran utuh.

  • Teknik Ukir Tekan

Teknik ukir tekan adalah sebuah teknik membuat hiasan di atas permukaan pelat logam tipis dengan ketebalan sekitar 0,2 mm untuk plat logam kuningan dan pelat logam tembaga memiliki ketebalan hingga 0,4 mm.

Alat yang kerap dipakai untuk ukir tekan ini yaitu dibuat dari bahan tanduk sapi atau kerbau yang telah dibentuk sesuai kebutuhan ukir tekan.

Jika tanduk sulit didapat, masih bisa menggunakan bambu ataupun kayu. Cara menggunakan alat ukir tekan ini adalah dengan menekan permukaan benda kerja dengan menggunakan alat ukir tekan dan mengikuti bentuk sesuai motif dari gambar yang sudah ditentukan.

  • Teknik Bubut

Pekerjaan membubut, diperlukan alat pemotong yang berfungsi untuk mengiris, menyayat dan membentuk benda adalah pahat bubut.

Hasil dari kerajinan teknik bubut ini akan berbentuk simetris, bulat dan rapi. Contoh karya kerajinan dengan teknik bubut adalah asbak kayu, vas bunga kayu, dan benda-benda mainan.

  • Teknik Anyam

Anyaman adalah sebuah teknik seni kerajinan yang dikerjakan dengan cara mengangkat dan menumpang tindihkan bahan sehingga menjadi suatu karya anyaman.

Bahan keras yang digunakan untuk membuat kerajinan teknik anyaman, antara lain bambu, rotan.

6 Ide Kerajinan Bahan Keras Untuk Dijadikan Dekorasi Rumah

Kerajinan-bahan-kayu-dok-zonabiker.com_
maaflupa.com

Bahan keras ini terbagi atas dua jenis, yakni yang alami dan buatan. Jenis bahan keras alami berupa kayu, tulang, rotan, bambu, dan biji-bijian. Sementara, yang buatan contohnya adalah kaca, kaleng, logam, dan kawat. Bentuk kerajinan bahan keras ini pun sangat beragam.

1. Wind Chine Dari Bambu

Kerajinan bahan keras yang satu ini sudah tidak asing lagi di Indonesia. Wind chime biasanya digantungkan di teras atau balkon rumah.

Saat terkena angin, terciptalah bunyi yang menenangkan. Berbeda dengan bahan logam, wind chime dari bambu punya kesan yang sangat alami, baik dari segi bunyi ataupun penampilannya.

Kerajinan bahan keras berupa wind chime ini menggunakan setidaknya lima batang bambu. Bambu-bambu tadi diikat melingkari batok kelapa.

]Saat angin berhembus, bambu akan bertabrakan satu sama lain dan menciptakan bunyi yang indah.

Kerajinan bahan keras ini cocok untuk dijadikan dekorasi di bebergaya gaya hunian, mulai dari tradisional, minimalis, hingga Japandi.

2. Wadah Lilin Ala Tumblir Dari Kaleng

Ada pula kerajinan bahan keras berupa wadah lilin dari kaleng. Permukaan kaleng dilubangi membentuk sebuah objek.

Ketika lilin dinyalakan, terciptalah bayangan yang estetik, seperti dekorasi ala tumblr. Kerajinan bahan keras seperti ini juga bisa kamu buat sendiri di rumah.

Bahan yang diperlukan hanya kaleng bekas, paku, dan palu. Tentukan bentuk objek yang kamu inginkan, lalu buat lubang menggunakan paku dan palu.

3. Kerajinan Kaca Petri Yang Aristik

Jika ingin memiliki kerajinan bahan keras yang warna-warni dan artistik, maka dekorasi kaca patri ini patut dipertimbangkan.

Tampilannya bagaikan lukisan dari potongan kaca. Biasanya, kerajinan bahan keras ini diaplikasikan pada daun pintu atau jendela hunian.

Namun, saat ini tidak terbatas pada dua aplikasi tersebut. Kamu bisa menghadirkannya sebagai partisi hunian atau sekadar pajangan mungil di atas meja.

4. Menyatukan Kayu Jadi Pegunungan

Tidak hanya kerajinan bahan keras kaca patri yang bisa menjadi lukisan. Material kayu pun bisa dijadikan ala lukisan.

Kerajinan bahan keras ini dibuat dengan papan kayu, paku, dan lampu. Gambar yang ditunjukkan adalah pegunungan dengan efek timbul.

Celah-celah antar gunung disematkan lampu kecil berwarna kuning temaram. Rumah pun terasa makin hangat berkat dekorasi ini.

5. Dekorasi Dinding Logam Yang Elegan

Kerajinan bahan keras dari logam paling pas dijadikan dekorasi untuk rumah bergaya modern.

Ide dekorasi yang satu ini berupa kumpulan logam berbentuk lingkaran dengan lekukan yang elegan.

Pinggirannya pun berwarna emas. Bagian tengahnya ada yang dicat dengan warna-warna cerah. Sebagian lainnya dibuat berpola dengan konsep simetris.

6. Dekorasi Bentuk Geometri Sebagai Wadah

Bicara soal kerajinan bahan keras untuk dekorasi rumah, rasanya belum lengkap kalau tidak menyebut wadah geometri.

Kerajinan ini menggunakan material kaca dan besi, di mana material kaca untuk permukaan, sedangkan besi untuk kerangkanya.

Bentuk kerajinan bahan keras ini 3D sehingga bagian dalamnya dapat diisi dengan berbagai elemen.

Terarium adalah yang paling populer. Namun, kalau tidak mau repot, kamu bisa saja mengisinya dengan bunga artifisial atau miniatur mungil favoritmu. Diletakkan di atas meja atau digantungkan ke langit-langit, sama cantiknya!

Setiap kerajinan bahan keras memiliki nilai seni tersendiri, baik itu dilihat dari jenis materialnya atau tingkat kesulitan pembuatannya.

Dari keenam ide kerajinan bahan keras tadi, mana yang paling bernilai bagimu untuk dijadikan dekorasi rumah?

Komen Lurr