Kata-Kata Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani

7 min read

Kata-Kata Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani-Beliau adalah seorang Ulama salaf, Ulama yang kehidupan sehari-harinya penuh dengan zuhud, istiqomah, dan selalu berpegang teguh dengan Al-Qur’an dan sunnah Nabi.

Beliau dilahirkan pada pertengahan bulan Sya’ban pada tahun 684 H. Beliau wafat pada tahun 748 H di Kairo.

Biografi beliau dimuat oleh Al Hafidz di dalam kitab Ad Durarul Kaminah, biografi nomor 1452.

Imam Ibnu Rajab menyatakan bahwa Syeikh Abdul Qadir Al Jailani lahir pada tahun 490/471 H di kota Jaeilan atau disebut juga dengan Kailan.

Sehingga di akhir nama beliau di tambahkan kata Al-Jaelani atau AL-Kailani Atau Juga Al-Jiliy.

Nah dibawah ini adalah kata-kata Syekh Abdul Qodir Al Jaelani.

Kata-Kata Mutiara Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani

Syekh abdul kodir al-jaelani
sholehuddin.com

Kelebihan Dan Kekuarngan

“Janganlah kamu menghendaki kelebihan dan kekurangan. Janganlah mencari kemajuan dan kemunduran. Sebab ketentuan telah menetapkan bagian masing². Setiap orang di antara kamu, tidak diwujudkan melainkan telah ditentukan catatan mengenai pengalaman hidupnya secara khusus.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Orang Beriman

Orang yang beriman selalu menyembunyikan apa yang ada padanya.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Lisannya

Jika lisannya terlanjur mengucapkan sesuatu yang kurang baik, maka ia segera untuk memperbaiki ungkapan yang di ucapkan itu.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Berusahalah

Berusahalah untuk menutupi apa yang telah lahir, dan mohon kemaafan.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Dunia Dan Akhirat

Jika dunia dan akhirat datang melayanimu, dengan tanpa susah payah, ketuklah pintu Tuhanmu dan menetaplah di dalamnya. Bila kamu telah menetap di dalamnya, akan jelaslah bagimu seperti buah pikiran. Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Kelebihan Dan Kekurangan

Janganlah kamu menghendaki kelebihan dan kekurangan. Janganlah mencari kemajuan dan kemunduran. Sebab ketentuan telah menetapkan bagian masing-masing.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Mewujudkan

Setiap orang di antara kamu, tidak di wujudkan melainkan telah di tentukan catatan mengenai pengalaman hidupnya secara khusus.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Imbuhan

Janganlah engkau menuntut imbuhan atas amal perbuatanmu, baik keduniaan maupun keakhiratan.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Nikmat

Janganlah kamu mencari nikamat, tapi carilah Zat yang memberimu nikmat.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Tetangga

Carilah tetangga sebelum mendapatkan rumah. Dialah Zat yang mewujudkan segala sesuatu, Zat yang mengaturkannya dan yang wujud sesudah segala sesuatu.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Saudaraku

Saudaraku, janganlah kamu termasuk golongan orang-orang yang apabila diberi nasehat, tidak mau menerima, dan jika mendengar nasehat tidak mau mengamalkannya.“Syekh Abdul Kodir Al-Jaelani”

Mengamalkan

Kamu tidak mengamalkan apa yang telah kamu ketahui. Kamu mengamalkan apa yang tidak kamu ketahui.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Mengetahui

Kamu tidak mau berusaha mengetahui apa yang telah kamu ketahui, sehingga tetap bodoh.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Larangan

Kamu menyuruh manusia untuk berusaha mengetahui apa yang mereka tidak mengetahuinya.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Fasik

Kepada mereka yang fasik, takutlah kepada orang yang beriman.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Kemaksiatan

Jangan kamu bergaul dengan dia, selagi kamu masih bergelimpangan dengan kemaksiatan yang keji. Sebab orang-orang mukmin, dengan cahaya Illahi, mengetahui apa yang ada dalam dirimu.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Syirik Dan Munafik

Mereka mengetahui syirik dan munafikmu dengan melihat tindakan dan gejolak yang ada di balik dirimu.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Cela Dan Aib

Mereka melihat cela dan aibmu. Barang siapa tidak mengetahui tempat keberuntungan, lalu dia jelas tidak akan beruntung.“Syekh Abdul Al-Jaelani”

Sabda Nabi Muhammad Saw

Takutlah kamu dengan firasat seorang mukmin. Sebab ia memandang sesuatu dengan cahaya Illahi.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Kekasih ALLAH SWT

Para kekasih ALLAH SWT terhadap makhluk adalah buta, tuli, dan bisu. “Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Hati

Jika hati mereka telah dekat dengan ALLAH AZZA WAJALLA, maka mereka tidak mendengar dan melihat selainnya.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Kedudukan

Mereka berada pada kedudukan antara Al-Jalal dan Al-Jamal, tidak berpaling ke kanan ataupun ke kiri.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Bagi Mereka

Bagi mereka tidak ada belakang, yang ada hanyalah depan. Manusia, Jin, Malaikat, dan Makhluk yang lainnya melayani mereka.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Karunia (Fadhal)

Demikian pula hukum dan ilmu. Karunia (fadhal) merupakan santapan dan penyegarnya. Mereka makan dari fadhal-Nya dan minum susu-Nya. Mereka minum, mereka merasa bising terhadap suara-suara manusia, tetapi mereka tinggal bersama-dengannya (makhluk). Mereka menyuruh makhluk melaksanakan perintah Allah SWT, mencegah makhluk dari mengerjakan larangan-larangan-Nya, sebagai penerus ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. Merekalah pewaris yang sebenarnya.“Syekh Abdul Al-Qodir”

Bertindak

Para kekasih ALLAH SWT itu tidak pernah bertindak dan bersikap demi diri dan nafsu sendiri.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Cinta Dan Benci

Mereka mencintai sesuatu karena ALLAH AZZA WAJALLA dan membenci sesuatu karenanya. Semuanya demi dia, tidak ada bagian yang di berikan kepada nya.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Zuhud

Terimalah nasib dengan zuhud, tidak dengan kebencian. Orang yang makan sambil menangis tidak sama dengan orang yang makan sambil ketawa, dalam menerima segala ketentuan-Nya.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Senantiasalah

Senantiasalah hatimu dengan ALLAH AZZA WAJALLA. Berserah dirilah atas keburukan nasib.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Obat

Kamu memakan sesuatu yang di berikan oleh tabib dan sesuai dengan obatnya, adalah lebih baik daripada makan sesuatu yang kamu sendiri tidak mengetahui asal-usulnya.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Hatimu

Selama hatimu keras terhadap amanat, maka hilanglah rahmat dirimu, dan hilanglah pula segala yang ada padamu.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Amanat

Hukum-hukum syariat itu amanat yang di bebankan kepadamu, sedangkan kamu meninggalkan dan menghianatinya. Tidak berguna lagi jika amanat lenyap dari hatimu.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Karunia ALLAH SWT

Andai kata tanpa karunia ALLAH AZZA WAJALLA, mana mungkin orang berakal mentadbir negara, bergaul dengan para penghuninya, yang telah dilanda sifat riak, nifak, zalim bergelimang syubhat dan haram.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Kekufuran

Benar telah tersebar kekufuran, Ya Allah. Kami mohon pertolongan kepada-Mu dari kefasikan kelancangan. Telah banyak kelemahan melanda para zindik.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Rahasia

Sungguh telah ku bongkar rahasia rumah kamu. Tetapi aku mempunyai dasar yang memerlukan pembina. Aku mempunyai anak-anak yang memerlukan pendidikan. SEANDAINYA KU UNGKAP SEBAGIAN RAHASIAKU, tentu hal ini merupakan pangkal perselisihan antara aku dengan kamu.Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Nasehatilah

Nasehitlah dirimu terlebih dahulu, kemudian baru orang lain.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Nafsumu

Kamu harus memelihara nafsumu.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Kesalahan

 Jangan kamu mengira kesalahan orang lain sebab, dirimu masih memerlukan perbaikan.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Membersihkan

Adakah kamu tau bagaimana cara membersihkan orang lain? Bagaimana menonton orang lain? Padahal yang dapat memimpin manusia adalah orang² yang awas.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Menyelamatkan

Hanya perenang ulung yang dapat menyelamatkan orang lain yang tenggelam dalam lautan.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Mengarahkan

Hanya orang yang mengetahui Allah yang dapat mengarahkan umat manusia ke arah jalan-Nya. Tidaklah ucapan yang diperlukan untuk berbakti kepada Allah Swt melainkan perbuatan nyata.“Syekh Abdul Al-Jaelani”

Nafsu

Nafsu seseorang selalu menentang dan membangkang. Maka barangsiapa ingin menjadikannya baik, hendaklah ia bermujahadah, berjuang melawannya, sehingga terselamatkan dari kejahatannya.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Kebaikan

Hawa nafsu semuanya adalah keburukan dalam keburukan, namun apabila telah terlatih dan menjadi tenang, berubahlah ia menjadi kebaikan di dalam kebaikan.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Syirik

Syirik itu terdapat pada lahir maupun batin. Syirik lahir adalah menyembah berhala sedangkan syirik batin adalah berpegang kepada makhluk dan memandang mereka dapat memberi kemudaratan dan manfa’at.”Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Seseorang

Janganlah kamu menuntut sesuatu kepada seseorang. Jika kamu mampu untuk memberi dan tidak mengambil (mencuri) maka lakukanlah. Jika kamu mampu melayani dan kamu tidak minta dilayani oleh orang lain maka lakukanlah.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Akhiratmu

Jadikanlah akhiratmu sebagai modalmu dan jadikan duniamu sebagai keuntunganmu. Gunakanlah seluruh waktumu untuk menghasilkan akhiratmu. Lalu apabila dari waktumu itu ada sedikit yang masih tersisa maka gunakanlah untuk berusaha dalam urusan duniamu dan mencari penghidupanmu.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Umat Islam

Mudah-mudahan umat Islam diselamatkan dari bencana alam selama dia masih mau mendo’akan saudaranya yang seiman.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Ikhlas

Yang paling beruntung adalah mereka yang mampu ikhlas mulai dari awal hingga akhirnya.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Berpikirlah

Berpikirlah, bahwasanya sesuatu yang kamu cintai di dunia ini tidak akan kekal selamanya. Tidak abadi dan pasti fana. Jika kamu telah menyadari hal ini, maka kamu tidak akan melupakan-Nya walaupun sekejap.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Sesungguhnya

Sesungguhnya bencana terhadapmu bukan untuk menghancurkanmu melainkan sesungguhnya akan mengujimu, mengesahkan kesempurnaan imanmu dan menguatkan dasar kepercayaanmu dan memberikan kabar baik ke dalam batinmu.“Syekh Abdul Qodur Al-Jaelani”

Waktunya

Orang itu di katakan dekat dengan ALLAH selama dia meluangkan waktunya untuk berzikir setiap hari.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Menyelamatkan

Selama hidup di dunia ini, yang terbaik adalah menyelamatkan hati dari buruk sangka.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Orang Kafir

Jika bertemu dengan orang kafir, maka katakanlah (dalam hatimu) : “Aku tidak tahu bagaimana keadaannya kelak, bisa jadi di akhir usianya dia memeluk agama islam dan beramal saleh. Dan bisa jadi di akhir usia, diriku kufur dan berbuat buruk.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Kemaksiatan

Jika bertemu dengan seorang yang bodoh, maka katakanlah (dalam hatimu) : “Orang ini bermaksiat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, karena dia bodoh (tidak tahu), sedangkan aku bermaksiat kepada-Nya padahal aku mengetahui akibatnya. Dan aku tidak tahu bagaimana akhir umurku dan umurnya kelak. Dia tentu lebih baik dariku.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Ucapkanlah

Jika kamu bertemu orang tua, maka ucapkanlah dalam hati. Dia telah beribadah kepada ALLAH SWT. Jauh lebih lama dariku, tentu dia lebih baik dari

Berilmu

Jika bertemu dengan seorang yang berilmu, maka ucapkanlah (dalam hatimu) : “Orang ini memperoleh karunia yang tidak akan kuperoleh, mencapai kedudukan yang tidak akan pernah kucapai, mengetahui apa yang tidak kuketahui dan dia mengamalkan ilmunya, tentu dia lebih baik dariku.“Syekh Abdul Qodir AL-Jaelani”

Seseorang

Jika engkau bertemu dengan seseorang, maka yakinilah bahwa dia lebih baik darimu. Ucapkan dalam hatimu : “Bisa jadi kedudukannya di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala, jauh lebih baik dan lebih tinggi dariku.”Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Anak Kecil

Jika bertemu anak kecil, maka ucapkanlah (dalam hatimu) : “Anak ini belum bermaksiat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, sedangkan diriku telah banyak bermaksiat kepada-Nya. Tentu anak ini jauh lebih baik dariku.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Ladang

Dunia adalah ladang dan akhirat adalah tempat tinggal.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Muridku

Wahai muridku jangan jadikan apa yang kamu makan atau minum yang kamu pakai, yang kamu nikahi dan berkumpul dengan nya sebagai tujuan dan cita-cita. Semua adalah dorongan hasrat dan hawa nafsu.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Tujuan & Cita-Cita

Tujuan dan cita-cita hati adalah Allah al-Haq. Maka jadikanlah Allah dan segala yang ada pada-Nya sebagai tujuan dan cita-citamu. Dunia ada penggantinya yaitu akhirat. Makhluk ada penggantinya yaitu al-Khaliq.“Syekh Abdul Qodir AL-Jaelani”

Segala Sesuatu

Segala sesuatu yang kamu tinggalkan didunia, akan engkau dapati pengganti yang lebih baik didalam kehidupan yang akan datang. Anggaplah bahwa masih tersisa umur sampai hari ini, bersiaplah untuk kehidupan akhirat, karena kesempatan itu akan hilang dengan datangnya malaikat Izrail pencabut nyawa.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

Dunia Adalah Ladang

Dunia adalah ladang dan tempat singgah bagi manusia, dan akhirat adalah tempat diam. Jika semangat dari Allah telah datang, maka keduanya (dunia dan akhirat) akan tertutupi. Sehingga dia akan berdiri diantara keduanya, tidak kepada dunia dan tidak kepada akhirat.“Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani”

<PENUTUPAN>

Ya mungkin hanya itu yang saya tulis artikel kata-kata Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani. Jika anda ingin bertanya atau berkomentar anda bisa tulis di kolom bawah ini.

Semoga memotovasi anda dan bermanfaat bagi

TERIMA KASIH

Macam Macam Warna

Sholehuddin
6 min read

Apa Itu Wibu?

Sholehuddin
2 min read

Komen Lurr

error: Content is protected !!