Kata Kata Anak Broken Home Bahasa Inggris

6 min read

Kata Kata Anak Broken Home

Kata Kata Kata Anak Broken Home Bahasa Inggris-Setiap manusia yang terlahir kedunia pasti mempunyai impian memiliki keluarga yang harmonis dan bahagia.

Keluarga adalah hal yang tak bisa dipisahkan dari kehidupan setiap individu, bahkan masa depan seorang anak bergantung dari baik tidaknya hubungan sebuah keluarga. Namun adakalanya keluarga mengalami perpecahan yang berakibat perceraian, inilah yang dinamakan “Broken Home”.

Broken Home atau keluarga tak utuh adalah kondisi dimana keluarga mengalami perpecahan atau adanya kesenjangan dalam rumah tangga, entah itu berawal dari cekcok kedua orang tua, perselingkuhan, bahkan perkelahian yang berakibat putusnya tali yang dirangkai keluarga atau perceraian.

Dalam kondisi ini, terutama bagi si anak seakan melihat dunia runtuh tepat dihadapannya, karena hilangnya cinta dan kasih sayang kedua orang tuanya hingga mengakibatkan trauma psikologi yang cukup fatal dan membekas dalam dirinya.

Betapa tidak, Ia merasa bahwa apa yang selama ini dimiliki setiap individu begitu saja hilang dalam sekejap dan sulit untuk disembuhkan.

Tak ada satupun orang yang mau menjadi anak broken home. Broken home adalah kondisi hilangnya perhatian keluarga atau kurangnya kasih sayang dari orang tua yang disebabkan oleh beberapa hal. Bisa karena perceraian, sehingga anak hanya tinggal bersama satu orang tua kandung.

Bahkan akibat perceraian, banyak anak yang dititipkan ke kakek-neneknya, karena orang tua tunggalnya sibuk bekerja.

Kehilangan kasih sayang, Sedih, kecewa, Sepi, dan kurang perhatian.Rumah seakan seperti neraka yang isinya orang tua yang selalu bertengkar.

Belum lagi orang sekitar yang selalu menganggap rendah tentang dirinya dan keluarganya. Banyak ocehan dan ejekan yang setiap hari didengar.

Itu yang dirasakan dari mereka korban broken home. Miris memang, tapi memang begitu kehidupan korban broken home yang sudah menjadi takdir dan harus dilalui.

Banyak dari mereka yang melampiaskan kesepiannya dengan merokok, seks bebas, minuman keras, obat-obatanterlarang bahkan ada yang sampai menjadi pelacur.

Semuanya berawal dari keluarga yang sangat tidak kondusif, orangtua yang tidak dewasa yang selalu bertengkar didepan anak-anak mereka tanpa memikirkan dampak negatif bagi anak-anak mereka.

Dan faktor yang lain adalah teman lingkungan sekitar. Karena adanya pengaruh buruk, otomatis kita dengan mudah terjerumus kedalam dunia kelam.

BACA JUGA:

Kata Kata Anak Broken Home Bahasa Inggris

There will come a time, when all your patience will pay off, All your tears will turn into happiness. Keep fighting friends, everything will not continue like this and never give up, because God is preparing a miracle for you.

(Akan ada saatnya, dimana semua kesabaranmu akan terbayar, Semua air matamu akan berubah menjadi kebahagiaan. Terus berjuang kawan, semuanya tidak akan terus seperti ini dan jangan pernah menyerah, Sebab tuhan sedang mempersiapkan suatu keajaiban untukmu.)

In the end, they can only choose their own path and let their children walk alone without a definite direction.

(Pada akhirnya mereka hanya bisa memilih jalannya masing-masing dan membiarkan anaknya berjalan sendiri tanpa arah yang pasti.)

Everything will be fine, your wounds will heal again, your tears will stop wetting your face, this is the time for you to be happy, Let go of all the burdens your family has given you, Let them live their respective happiness, now stop complaining and blaming all the circumstances that have happened.

(Semuanya akan baik-baik saja, lukamu akan kembali pulih, air matamu akan berhenti membasahi wajamu, inilah saatnya untukmu bahagia, Melepaskan segala beban yang keluargamu berikan, Biarkanlah mereka menjalani kebahagiaanya masing-masing, sekarang berhetilah mengeluh dan menyalahkan semua keadaan yang sudah terjadi.)

For parents, I don’t know what got into your heart to the point that our little family ended up being separated because it was the victim of your ego, But never mind what has happened, let it happen, I also know everything will be fine.

(Untuk orangtua, Entah apa yang merasuki hati kalian sampai-sampai keluarga kecil kita berkahir dengan perpisahan karena korban dari ego kalian, Tetapi sudahlah apa yang sudah terjadi biarlah terjadi, Aku pun tahu semuanya akan baik-baik saja.)

It’s about the story of our broken family with shreds of scars, About our family that has no hope of reuniting like any other family.

(Ini tentang cerita keluarga kita yang hancur dengan bekas luka yang berkeping-keing, Tentang keluarga kita yang tidak ada lagi harapan untuk bersatu kembali seperti keluarga lainnya.)

Hopefully this happiness will always accompany you, because in essence Happiness is something that comes from ourselves and we also determine whether we will be happy or not.

(Semoga kebahagiaan ini akan selalu menemanimu, Karena pada hakikatnya Kebahagiaan adalah sesuatu yang berasal dari diri kita sendiri dan kita juga yang menentukan kita akan bahagia atau tidak.)

How about your struggle until now? tiring? I congratulate all of you who have struggled to this day. Congratulations to those of you who refuse to give up, you are all great, you deserve to be happy.

(Bagaimana dengan perjuanganmu hingga saat ini? melelahkan? Ku ucuapkan selamat untuk kalian semua yang mau berjuang sampai saat ini. Selamat untuk kalian yang menolak untuk menyerah, Kalian semua hebat, kalian patut untuk berbahagia.)

And whatever is happening right now, keep smiling. The universe does not need to know if you are falling or falling, what the universe should know is that you can rise from all the trials and tribulations of adversity.

(Dan apapun yang terjadi saat ini, tetaplah tersenyum. Semesta tidak perlu mengetahui jika kamu sedang jatuh atau terpuruk, yang harus semesta ketahui adalah kau dapat bangkit dari segala cobaan dan terpaan keterpurukan.)

Take a break, pretending to be happy in front of everyone also needs energy. The world just knows you are unhappy.

(Rehatlah, berpura-pura bahagia di depan semua orang juga butuh tenaga. Dunia cukup mengetahui kamu sedang tidak bahagia.)

Having a harmonious, happy, and loving family is a privilege that cannot be exchanged for anything. However, it turns out that God is not on our side and only the downturn is now there and remains in the deepest of our hearts.

(Mempunyai keluarga yang harmonis, bahagia, dan saling mencintai adalah suatu keistimewaan yang tidak bisa ditukar oleh apapun. Namun tuhan ternyata tidak berpihak kepada kita dan hanya keterpurukanlah yang kini ada dan membekas di lubuk hati terdalam.)

For those of you who are sad, remember that all this sadness will not continue with you. You are a strong and great human. Stay excited! All this sadness will be paid off with unexpected happiness.

(Untuk kamu yang sedang bersedih, ingatlah bahwa semua kesedihan ini tidak akan terus bersamamu. Kamu adalah manusia yang kuat dan hebat. Tetaplah bersemangat!, semua kesedihan ini akan terbayarkan dengan kebahagiaan yang tidak terduga.)

God best understands, when is the right time to give happiness to you. Now fight first, don’t give up and be nervous about every condition you have ever experienced.

(Tuhan paling paham, kapan waktu yang tepat untuk memberikan kebahagiaan untukmu. Sekarang berjuang dulu, jangan sampai menyerah dan gelisah terhadap setiap kondisi yang pernah kamu alami.)

A child never asks to be born. They exist because of demand, struggle and desire. But why is it that when it is born, night is often ignored.

(Seorang anak tidak pernah meminta untuk di lahirkan, Mereka ada karena permintaan, Perjuangan, dan Keinginan. Tapi mengapa ketika sudah dilahirkan malam seringkali di abaikan.)

God created you not only to require you to be hurt, but so that you can be mature in all the conditions that befall you.

(Tuhan menciptakan kamu bukan semata-mata menuntutmu untuk terluka, Melainkan agar kamu bisa bersikap dewasa atas segala kondisi yang menimpa.)

Your disappointment will be replaced with fun things. Believe me, maybe not now, but later when the time has come.

(Rasa kecewamu akan tergantikan dengan hal yang menyenangkan. Percayalah, mungkin tidak sekarang, melainkan nanti ketika waktunya telah tiba.)

I’m tired, I want to give up every now and then. But I don’t want to lose, because I have big dreams to reach a bright future.

(Aku memang lelah, sesekali ingin menyerah. Tetapi aku tidak mau kalah, sebab aku punya mimpi yang besar untuk mencapai masa depan yang cerah.)

There are longings that you don’t understand, there are those who don’t know why. Father, mother, be well with your new family, let me bear this longing alone.

(Ada rindu yang tidak di mengerti, ada resah yang tidak tahu mengapa terjadi. Ayah, ibu, baik-baiklah bersama keluarga barumu, biarkan kerinduan ini aku saja yang menanggungnya.)

Every trip is bound to be faced with inclines, turns, descents, which may not be easy for us to face. Likewise with this mortal life, there will definitely be reproaches, insults, and temptations that keep trying to hurt all dreams.

(Setiap perjalanan pasti akan dihadapkan dengan Tanjakan, Belokan, Turunan, yang mungkin saja tidak mudah untuk kita hadapi. Begitu juga dengan kehidupan yang fana ini, pasti akan ada saja Celaan, Cacian, dan Godaan yang terus mencoba melukai semua mimpi.)

Often times my heart is made weak, My legs are tired of walking, I even want to give up. But I don’t want to give up, because there are still so many weak people who have stories that end beautifully.

(Kerap kali hatiku dibuat lemah, Kakiku lelah untuk melangkah, Bahkan ingin sekali aku menyerah. Tetapi aku tidak mau meneyrah, Sebab masih banyak sekali orang lemah yang memiliki kisah yang berakhir indah.)

Eliminating and forgetting the shadows of my past family, It’s not as easy as people say, they only know that I am fine, without understanding the inner wounds I have been facing.

(Menghilangkan dan melupakan bayang-bayang masalalu keluargaku, Memang tidak semudah apa yang diucapakan orang-orang, mereka hanya tahu bahwa aku baik-baik saja, tanpa mengerti luka batin yang selama ini aku hadapi.)

Komen Lurr