Jenis-Jenis Kayu Indonesia

12 min read

Jenis jenis kayu indonesia

Jenis-Jenis Kayu Indonesia-Indonesia merupakan negara yang terkenal akan sumber daya alamnya yang banyak dan berkualitas. Mulai dari rempah-rempah, minyak bumi, gas hingga kayunya yang berasal dari pepohon di hutan maupun yang dibudidayakan.

Ternyata di Indonesia sendiri terdapat banyak sekali macam macam kayu yang bermanfaat bagi kehidupan kita sehari-hari.

Nah anda butuh material kayu untuk furniturem, bangunan, produk atau kerajinan, tidak salah lagi Indonesia ini adalah gudang dari berbagai kayu-kayu yang kelas kayunya di akui oleh negara ini (Indonesia).

Iklim dan tanahnya yang mendukung untuk tumbuh suburnya sebagai Vegetasi, menyediakan banyak varian kayu kuat dan ber-urat bagus.

Sering sekali kita mendengar tentang kekayaan alam ini secara turun temurun, dan kenyataannya exploitasi kayu di Indonesia sudah berlangsung bahkan jauh sebekum kemerdekaan dan menyisakan lahan-lahan yang kini sudah rusak karena kayunya sudah dijarah.

Meskipun demikian masih banyak kayu-kayu yang saat ini masih dapat kita temukan karena terus dibudidayakan atau distribusikan dikendalikan oleh pemerintah melalui peraturan-peraturan yang ketat, kayu-kayu tersebut dipergunakan oleh masyarakat untuk berbagai keperluan dan sebagian dapat kita beli di toko material kayu diberbagai tempat.

Nah pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai beberapa jenis kayu lokal khas Indonesia yang perlu anda ketahui. Berikut dibawah ini jenis-jenis kayu dan penjelasannya.

Kayu Jati Indonesia

kayu Jati
sholehuddin.com

Nah siapa orang Indonesia yang tidak pernah mendengar nama Kayu Jati? Kayu yang memliki predikat kayu yang kuat ini sering menjadi patokan bahwa kayu yang berkualitas bagi banyak orang.

Kayu yang memiliki warna umum coklat ini memiliki urat berwarna coklat gelap yang berjarak antara satu dengan yang lainnya sedikit jarang.

Kayu jati sebenarnya dibawa ke Indonesia sekitar tahun 1800 oleh Belanda ke Indonesia dan tumbuh subur di beberapa daerah panas di pulau Jawa, dari Jawa Barat hingga Jawa Timur.

Kayu jati yang berkualitas tinggi biasanya di supplay oleh daerah yang memiliki temperatur panas dan tanah yang berkapur seperti di Jawa Tengah.

Kayu jati ini terkenal akan kekuatan dan kepadatannya, yang mempengaruhi durabilitas kayu ini.

Minyak didalam Kayu Jati dianggap membuat menjadi lebih tahan rayap, dan pori-pori nya yang kecil menyebabkan kayu ini dapat finishing sangat halus.Kepadatan Kayu Jati membuatnya menjadi kayu favorit untuk dibuat ukiran.

Kayu jati ini juga memiliki kekerasan yang kuat antara 630-720 Kgs/M3.

Tapi kayu jati ini juga sering diburu bekasnya untuk menghasilkan produk berkesan rustic, dan dengan berbagai karakter yang disebutkan tadi, Kayu Jati sangatlah cocok dijadikan furniture yang berkelas dan bahan bahan ukiran.

Nah Jenis kayu ini memiliki fakta menarik, diantarnya:

  • Memiliki tekstur dan serat yang kokoh. Sehingga sangat cocok untuk dijadikan pondasi atau farnitur rumah anda.
  • Dapat bertambah lama setelah dijadikan produk.
  • Bentuknya tampak indah sehingga tidak perlu devernsi.
  • Mengandung minyak alami.
  • Harganya terus meningkat setiap tahunnya. Sangat cocok dijadikan sebagai investasi jangka panjang
  • Warnanya beragam dari cokelat hingga cokelat keabu-abuan.
  • Sempat menjadi bahan dasar kapal di dunia
  • Memiliki zat alami anti rayap.
  • Mudah untuk dibentuk.

Itulah beberapa fakta unik dari kayu jati,  Semoga menjadikan anda semakin tertarik untuk memiliki furnitur atau rumah berbahan dasar kayu jati.

Kayu Merbau Indonesia

kayu merbau
sholehuddin.com

Kayu yang berasal dari Maluku dan Papua ini merupakan jenis kayu keras dan memiliki julukan sebagai Kayu Besi. Kayu Merbau berwarna coklat abu gelap atau merah coklat gelap dengan arah serat yang hampir lurus.

Nah kayu ini dapat tumbuh menjulang hingga 50 meter dengan diameter hingga 2 meter. Karena kekerasan dan durabilitasnya, Kayu Merbau banyak dijadikan sebagai parkit untuk lantai, tiang bangunan, bak truk hingga digunakan sebagai bahan konstruksi jembatan. Saat ini harga Kayu Merbau cukup bersaing dengan harga Kayu Jati.

Daya tahan Kayu Merbau yang tinggi juga dapat diaplikasikan sebagai material konstruksi laut.

Dalam pengolahannya, Merbau tidak sulit untuk dipotong dan di finishing, tapi cukup sulit untuk dibubut dan di paku karena meskipun keras memiliki sifat getas karena serat-seratnya yang pendek.

Dengan karakteristiknya tersebut, Kayu Merbau dapat dijadikan andalan sebagai bahan bangunan dan konstruksi.

Kayu Meranti Indonesia

kayu maranti
sholehuddin.com

Kayu meranti atau sering juga disebut dengan Kayu Kalimantan, merupakan kayu yang sering dipergunakan untuk membuat kusen, furnitur dan panel.

Mendapat julukan Kayu Kalimantan karena meskipun dapat tumbuh diberbagai daerah di Indonesia sebagai negara tropis, Kayu Meranti tumbuh paling baik di daerah Kalimantan.

Batang Kayu Meranti dapat tumbuh hingga 70 meter dengan diameter bisa mencapai 4 meter lebih. Kayu Meranti yang bahasa latinnya Mahoni Philipina sering kita temui berwarna coklat kemerahan dan tanpa urat (grain), dijual di toko material sebagai papan atau kaso.

Kayu Meranti ini memiliki tingkat kekerasan antara 580-770 Kgs/m

Selain sebagai bahan bangunan dan furniture, Kayu Meranti juga dapat dijadikan Pulp untuk kertas dan buah Tangkawang dari beberapa jenis Meranti dapat dijadikan bahan baku untuk kosmetik.

Berdasarkan karakteristik dari Kayu Meranti, Kayu ini lebih cocok digunakan untuk bahan bangunan atau furniture yang finishingnya menggunakan cat.

Kayu Cendana Indonesia

kayu cendana
sholehuddin.com

Wangi, itulah kesan pertama yang anda dapatkan pada Kayu Cendana. Kayu yang sering digunakan sebagai bahan baku dupa dan produk-produk kerajinan ini sebenarnya bukan merupakan golongan pohon yag tinggi bahkan bisa disebut sebagai parasit.

Pohon Cendana ini hanya tumbuh hingga 15 meter dengan diameter batang hanya 30 cm, sulit di budidayakan dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dapat dipanen namun sangat diminati dipasaran menjadikan kayu ini relatif cukup mahal, bahkan dijual dengan takaran kilogram.

Di Indonesia Kayu Cendana putih dapat tumbuh subur di daerah NTT (Nusa Tenggara Timur) dan telah menjadi komoditas eksport sejak lama.

Kayu Cendana yang diubah menjadi produk kerajinan dan furniture tidak di coating, tapi justru dibiarkan polos agar wangi dari Kayu Cendan ini dapat di nikmati saat berinteraksi dengan produk tersebut.

Nah Kayu Cendana ini sangat baik dan kokoh untuk dijadikan furniture dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi baik didalam maupun di luar negeri.

Kayu Albasia Indonesia

kayu Eboni
sholehuddin.com

Kayu Sengon atau Albasia merupakan kayu khas daerah tropis dan dapat dengan mudah ditemui diberbagai toko material dalam bentuk kaso atau papan.

Kayu Albasia termasuk kayu yang lunak dan sulit untuk langsung di finishing, karakernya yang berbulu dan berpori-pori besar dan mudah patah membuat Kayu ini dapat langsung dijadikan material pembuat produk.

Meskipun demikian permintaan Albasia yang meningkat dari tahun ke tahun memberikan bukti bahwa penggunaan dan manfaat yang disadari pordusen atas kayu ini juga semakin luas.

Kenyataannya Kayu yang mudah untuk di olah ini dipergunakan sebagai bahan utama pembuataan kayu olahan seperti triplex atau blockboard, stick ice cream, pensil, korek api hingga bahan baku untuk kertas.
wPapan dan balok Kayu Albisa sering kita temukan menjadi material bangunan penyangga dan sementara, digunakan untuk packing pada shipping atau pallet untuk barang. Warna nya putih kotor bercampur coklat tanpa urat, berpori-pori besar dan lunak.

Kayu Eboni Indonesia

kayu Eboni
sholehuddin.com

Kayu yang memiliki nama latin Diospyros Celebica ini, kini sudah cukup langka. Perpaduan warna hitam dan coklat dengan urat yang kontras pada kayu yang terkenal dengan nama Macassar Ebony dan Black Ebony ini membuatnya menjadi kayu yang sangat diburu oleh bangsa Jepang, Eropa dan Amerika.

Kegiatan eksport kayu ini mencapai puncaknya pada tahun 1973 dengan jumlah mencapai 26.000 m3 dan terus menurun hingga kini ditetapkan oleh IUCN dan 2000 WCN (World Conservation Union) Red List of Threatened Species sebagai kayu yang dilindungi.

Pohon Kayu Eboni dapat tumbuh hingga 40m dengan diameter hingga 1 meter dan merupakan kayu kelas awet 1 dan kelas kuat 1 dengan berat jenis rata-rata 1.05 (0.90-1.14), dengan berat jenis ini kayu Eboni tergolong berat dan tidak dapat mengapung di air.

Kayu dengan urat yang eksotis ini kerap dijadikan bahan baku pembuatan alat musik seperti ritar, piano hingga biola.

Kayu ini juga digunakan sebagai tongkat, ukir-ukiran, patung dan juga perhiasan.

Kayu Ulin Indonesia

kayu ulin
sholehuddin.com

Kayu Ulin merupakan salah satu kayu yang dapat dijadikan sebagai material pembuat kapal yang berasal dari Kalimantan dan SUmatera bagian selatan.

Kayu Ulin dapat tumbuh hingga 50cm dengan diameter hingga lebih dari 1 meter. Kayu Ulin terkenal sangat tahan perubahan suhu, kelembaban, tidak mudah dimakan rayap dan pengaruh air karna bersifat berat dan keras.

Kayu Ulin dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan terutama konstruksi. Di daerah tempat ditemukannya banyak Kayu Ulin yaitu Kalimantan, Kayu ini sejak dahulu kala dipergunakan sebagai bahan pembuat rumah panggung bagi penduduk rumah.

Selain itu Kayu Ulin juga sering dimanfaatkan oleh penduduk lokal untuk digunakan sebagai bahan kerajinan sebagai bahan kerajinan seperti pantung hingga perhiasan.

Kayu Bangkirai Indonesia

kayu bangkirai
sholehuddin.com

Kayu yang memiliki nama lain Yellow Balau atau Balau ini banyak ditemukan di Indonesia Malaysia dan Filipina. Di Indonesia kayu ini banyak dipasok dari hutan Kalimantan.

Kayu Bangkirai dapat tumbuh hingga 40 meter dengan diameter hingga 120cm. Kayu ini berwarna kuning kecoklatan dengan kekerasan antara 880-990 kg/m3 hingga 1050 kg/m3 pada kekeringan 12%.

Pada suhu normal Kayu Bangkira dapat kering dalam waktu 12 hingga 1 bulan. Ikatan antar serat yang kuat dan mudah diolah menjadikan kayu ini cocok untuk decking, outdoor furniture, dan berbagai keperluan konstruksi lainnya namun pada beberapa jenis bangkirai seratnya cenderung mudah terbuka dam mudah melintir sehingga tidak disarankan dipergunakan pada konstruksi yang membutuhkan kestabilan tinggi.

Kayu Bangkirai cukup terkenal didunia perkayuan dengan tingkat keawetan dari kelas 1 hingga kelas 3 dan kelas kuat 1 dan 3. Kayu Bangkirai memiliki berat jenis rata-rata 0.91.

kayu Trembesi Indonesia

kayu trembesi
sholehuddin.com

Beberapa waktu yang lalu, sebuah perusahaan rokok membuat program CSR dengan penanaman ribuan bibit pohon Trembesi ini, alasannya pohon Trembesi merupakan salah satu jenis pohon yang dapat menyerap hingga 28.5 ton gas CO2.

Selain menfaatnnya sebagai penyerap gas CO2 yang baik, kayu Trembesi ini juga semakin diminati oleh pasar lokal dan Asia untuk dijadikan bahan baku furnitur, ukiran dan patung.

Hal ini disebabkan oleh urat Kayu yang dimiliki Kayu Trembesi yang menawan. Kayu Trembesi mudah tumbuh diberbagai daerah tropis dan curah hujan yang tinggi mulai dari Pulau Jawa, Sumatra, Sulawesi, Maluku hingga Nusa Tenggara.

Kayu Trembesi dapat tumbuh hingga mencapai 40m dengan diameter 4,5 meter. Kayu Trambesi yang juga disebut Kayu Meh di daerah Jawa yang berarti “hampir menyerupai Kayu Jati ini sering diubah menjadi furniture indoor yang tebal-tebal dan lebar hingga 1.5 meter.

Hal ini disebabkan kekuatannya yang kurang  dan cukup lentur sehingga pengolahan kayu ini lebih condong dipotong lebih besar.

Kepadatan atau Density Kayu Trembesi yang kurang membuatnya kurang cocok dijadikan bahan baku furnitur outdoor.

Selain menjadi bahan baku Furniture, KAyu Trembesi juga sering digunakan sebagai bahan pembuat veneer.

Kayu Trembesi memiliki berat jenis 0.60 dengan tingkat keawetan kelas IV dan Kelas Kuat III. Pohon Kayu. Kayu Trembesi kurang awet karna menghasilkan minyak kayu yang membuatnya tahan terhadap serangan rayap lebih sedikit dibandingkan dengan Kayu Jati.

Kayu Sonokeling Indonesia

kayu senokeling
sholehuddin.com

Ini dia Rosewood-nya Indonesia, Sonokeling, Sonobrit, Sonosungu atau Sanakeling merupakan kayu yang memiliki corak yang indah, bewarna coklat gelap dengan alur-alur berwarna hitam membuat kayu ini terlihat sangat eksotis.

Pohon Kayu Senokeling dapat tumbuh hingga 40 meter dengan diameter mencapai 2 meter. Pohon ini dapat ditemui di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur terutama didaerah-daerah yang berbatu dan agak kering.

Kayu Senokeling dimanfaatkan untuk membuat berbagai jenis produk, mulai dari furniture, alat musik, hingga alat alat olahraga.

Dengan berat jenis .77-0.86 dengan kadar air 15%, Kayu ini juga termasuk kayu indah kelas 1, kelas awet I dan kelas kuat II.

Karna Senokeling termasuk kayu keras, maka kayu ini dahulunya sering digunakan sebagai bahan konstruksi dan bahan pembuat kusen kusen mewah yang kuat,

Kayu Senokling yang juga memiliki kadar air yang rendah serta cukup menghasilkan minyak kayu juga terkenal tahan akan serangan rayap dan jamur pembusuk kayu.

Kayu Kamper Indonesia

kayu kamper
sholehuddin.com

Dahulu kala penggunaan getah beberapa jenis Kayu Kampar menjadi kapur barus merupakan kegiatan bisnis primadona yang membuat Sumatera menjadi terkenal.

Penggunaan kapur barus dapat ditemui pada buku History of Sumatera (1783) yang ditulis oleh William Marsden, Kimiya’Al-‘Ltr (Abad ke-9) yang ditulis oleh Al-Kindi dan Actius dari Amida (502-578) serta berbagai tulisan lainnya yang mempropagandakan penggunakan kamper/kapur barus, bahkan disebutkan pula bahwa pada abad ke 2 masehi terdapat bandar dagang yang terkenal menjual kapur barus bernama Barosai.

Kini penggunaan kapur barus semakin meluas dan dibuat pula sintetisnya dengan terpenting.

Selain wangi, kapur barus juga dipergunakan untuk mengawetkan mayat dan tidaj disukai oleh hama.

Demikian pula kayu kamper, kayu ini termasuk kayu yang tahan hama sehingga banyak diminati oleh banyak orang.

Kayu Kamper berwarna coklat muda hingga coklat kemerahan dan hampir mirip dengan Kayu Mahoni.

Kayu Kamper termasuk Kayu berkelas awat 2, 3 dengan kelas kuat 1 dan 2. Meskipun Kamper dapat ditemui diberbagai daerah.

Kayu Kamper ini berasal dari Samarinda terkenal halus dibandingkan dengan daerah yang lain. Selain Kamper Samarinda, dipasarkan dikenal juga Kamper Singkil, Kamper Kapur dan Kamper Banjar.

Kayu Sungkai Indonesia

kayu sungkai
sholehuddin.com

Nah Kayu yang berwarna terang ini merupakan material Kayu yang sering digunakan oleh pengrajinan untuk membuat furniture indoor.

Kayu Sungkai juga diolah oleh industri menjadi veneer yang warna dan banyak sekali diminati oleh pasar.

Dengan corak kayu perpaduan antara warna kuning, coklat muda dan kuning setelah kuning, Kayu Sungkai dapat mempertegas kesan segar dan compact pada furniture indoor.

Dipasarkan harga Kayu Sungkai jelasnya lebih murah dibandingkan harga Kayu Jati atau Sonokeling, oleh karena itu pemakaiannya juga lebih luas dibandingkan Kayu Jati, Sonokelng atau Ulin yang kelasnya lebih tinggi.

Dari segi kualitas, meskipun coraknya cukup menawan, kayu ini hanya termasuk kayu kelas kuat 2 dan 3 dan kelas awat 2 dan 3 juga.

Massa jenis dan bobot Kayu Sungkai apalagi jika telah melalui proses Kiln atau peringatan akan lebih berat sedikit dibandingkan Kayu Pinus, oleh karena itu, penggunaannya disarankan bukan utuk keperluan outdoor kecuali dengan treatment khusus.

Kayu Pinus & Cemara Indonesia

kayu pinus dan cemara
sholehuddin.com

Pada dasarnya Pohon Pinus dan Cemara memiliki ciri fisik dan nama latin yang berbeda juga, namun corak kayunya tidak berbeda terlalu signifikan.

Kayu Cemara memiliki warna yang lebih merah dan pekat dibandingkan warna Kayu Pinus, Kayu Cemara terkesan lebih merah dan pekat dibandingkan warna Kayu Pinus yang lebih kuning dan terang.

Selain itu Kayu Cemara memiliki banyak (mata) karna lebih banyak ranting dan cabang dibandingkan Kayu Pinus.

Pinus dan Cemara memiliki banyak manfaat, mulai dari segi religius (sering digunakan sabagai pohon natal) hingga kesehatan.

Selain itu, Kayu nya juga dapat dimanfaatkan untuk banyak hal. Kayu Pinus dan Cemara terkenal lembek dan mudah rusak, kepadatan kayunya yang kurang justru dimanfaatkan untuk produk-produk kayu yang membutuhkan pengolahan ringan.

Disposable dan Flamabelity yang tinggi seperti korek api dan palet kayu untuk shipping.

Kayu Pinus dan Cemara kini termasuk Kayu dengan kelas awet dan kuat level 3. Kayu Pinus dan Cemara memiliki densitas/kepadatann 480-520 kg/m3 dan kadar air MC 12% dan butuh waktu 12-15 hari untuk pengeringan.

Meskipun Kayu Pinus dan Cemara kini sering digunakan untuk furniture, sebaiknya perlu diingat bahwa kayu ini merupakan kayu dengan kekuatan dan keawetan yang rendah, warnanya mudah berubah dibawah matahari.

Disarankan jika dipergunakan sebagai furniture sebaiknya menggunakan ukuran yang tebal dan tidak terkena air.

Kayu Kelapa Indonesia

kayu Kelapa
sholehuddin.com

Diberbagai belahan dunia, kayu kelapa telah dipergunakan sebagai material untuk berbagai keperluan karena keberlimpahannya di alam.

Mulai dari kerajinan hingga furniture, Kayu Kelapa ini menjadi Kayu yang hampir semua orang kenali/tidak asing lagi.

Kayu Kelapa telah digunakan sebagai tiang-tiang bangunan hingga jembatan karena kekuatan kayu ini.

Kayu ini memiliki corak yang unik, perpaduan coklat tua dan coklat muda yang kontras yang berbentuk lurus-lurus.

Serat-serat Kayu Kelapa cukup pendek hingga pada papan olahan dari kayu kelapa terlihat seperti goresan-goresan pendek. Serat berwarna gelap merupakan serat yang lebih keras dibandingkan serat yang lebih terang.

Kayu Kelapa tergolong kayu Kelas Kuat II dan III dengan berat jenis dari 0,5 hingga 0,9 tergantung umur dari pohon tersebut.

Densitas Kayu Kelapa rata-rata 400 kg/m3 dengan diameter batang hingga 50cm dan hampir lurus keatas.

Salah satu produk akhir dari Kayu Kelapa yang saat ini menjadi produk andalan ekspor adalah parket Kayu Kelapa.

Parket Kayu Kelapa saat ini menjadi primadona dipasar Eropa karena menjadi salah satu produk olahan Kayu yang mendapat predikat Eco Labelling.

Kayu ini dapat diolah dengan baik menggunakan mesin-mesin namun sulit untk diberi bahan pengawet karena termasuk kayu yang padat.

Kayu Sonokeling sejak tahun 1998 dicatat sebagai kayu yang dilindungi karena sudah terancam punah, oleh karena itu bijak menggunakannya dan memanfaatkannya secara efektif dan efisien adalah keharusan bagi penggunanya.

Kayu Mahoni Indonesia

kayu mahoni
sholehuddin.com

Butuh kayu untuk di bengkok-kan dan mampu bertahan lama dalam bentuk tertentu serta sangat baik difinishing duco atau alami maka Kayu Mahoni merupakan kayu yang tepat.

Baik secara vertikal maupun secara horizontal Kayu Mahoni cukup baik dalam uji tekan sehingga dapat diaplikasikan penggergajian dari berbagai arah dengan baik.

Karna kayu ini lebih lunak dibandingkan Kayu Jati, Kayu ini cukup mudah untuk di ukir dan dibentuk sesuai keinginan.

Kayu Mahoni cukup tahan terhadap serangan hama kayu, dan ketika di proses seperti pemotong atau di paku tidak mudah retak, dan cukup mudah untuk diampelas.

Kayu ini tahan terhadap keretakan saat di steam pada proses pembengkokan. Kayu Mahoni memiliki ciri fisik berwarna merah pada bagian dalamnya, berpori-pori kecil dan plain (coraknya tidak terlalu kelihatan)

Pohon Kayu Mahoni dapat dipanen pada umur 7 hingga 15 tahun, dan dapat tumbuh dengan baik di daerah tropis.

Penggunaan Kayu Mahoni cukup luas karena kekuatan dan ketersediaannya yang cukup banyak sehingga banyak digunakan didunia konstruksi dan pertukangan.

Pohon Kayu Mahoni dapat tumbuh hingga berdiameter 125cm dengan tinggi 35-45m. Pohon ini sering ditanam dipinggir jalan karna ditengari dapat mengurangi polusi udara hingga 69% dan membuat penangkapan air serta berdaun lebat sehingga menjadi peneduh dipinggir jalan.

Kayu Aren Indonesia

kayu aren
sholehuddin.com

Kayu Aren memiliki corak seperti Kayu Kelapa, namun perbedaan yang kontras dapat terlihat dari warna-nya yang jauh lebih gelap dibandingkan Kayu Kelapa.

Aren, Enau, Hanau, Peluluk, Moka dan banyak lagi sebutan untuk tumbuhan aren ini memiliki pohon yang dapat tumbuh hingga 25 m dengan diameter hingga 65cm.

Bagian batang Aren yang dapat digunakan sebagai papan adalah bagian agak luar hingga 10cm ke arah dalam.

Sedangkan bagian dalamnya lebih mudah rusak karena lunak. Selain batang. Kayu Aren kita kenal sebagai penghasil gula merah, Aren atau Enau, dan penghasil kolang-kaling.

Tidak sedikit yang mengubah air enau menjadi tuak diberbagai daerah di Indonesia karena air nira cepat terfementasi di udara.

Di negara Jepang, parket Kayu Aren yang berwarna hitam cukup disukai meskipun eksportir mengatakan bahwa biasanya mereka lebih meyukai warna- warna kayu yang terang.

Di daerah seperti Sulawesi, Kayu Aren biasanya digunakan sebagai papan, gangang pisau, gagang cangkul dan empulurnya dijadikan untuk penyaluran air.

Kayu Mindi Indonesia

kayu mindi
sholehuddin.com

Kayu Mindi memiliki karakteristik kayu yang menarik. Massa kayunya berwarna terang dan disilangi serat-serat kayu berwarna kuning kecoklatan. Tidak jarang pesonanya pun sering disamakan dengan kayu jati.

Tapi, selain visualnya yang memikat, apa yang membuat kayu yang memiliki nama ilmiah Melia azedarach begitu spesial.

Meski menjadi salah satu komoditas ekspor terbesar di Indonesia, asal muasal Kayu Mindi bukan dari Indonesia.

Pohon Mindi pertama kali ditanam di wilayah Amerika Utara, namun sifat adaptifnya memungkinkan pohon Mindi untuk ditanam di lingkungan dengan kondisi iklim yang berbeda.

Hingga kini pohon Mindi marak dibudidayakan di negara-negara beriklim tropis seperti India, Myanmar, dan Indonesia.

Pohon Mindi juga dapat tumbuh di berbagai jenis lingkungan, baik alam terbuka maupun hutan belantaran.

Lingkungan di mana pohon tersebut tumbuh mempengaruhi karakteristik dan warna kayu yang dihasilkan.

Pohon yang tumbuh di bagian dalam hutan menghasilkan kayu Mindi yang berwarna lebih gelap.

Selain memiliki kesamaan warna dan corak dengan kayu Jati, Kayu Mindi juga memiliki tekstur sehalus Kayu Oak.

Bulir-bulir kayunya tersusun rekat sehingga membuat permukaannya terasa lebih halus. Karakter ini merupakan keunggulan yang dimiliki oleh Kayu Mindi, menjadikannya material utama pembuatan vebeer kayu atau pelapis kayu olahan. Kehalusan tekstur yang dimiliki kayu mindi juga mempermudah proses pengolahannya.

Kayu Oak Indonesia

kayu oak
sholehuddin.com

Kayu oak dihasilkan dari pohon oak yang merupakan tanaman dari genus Quercus. Tanaman ini hanya dapat tumbuh di wilayah yang dingin seperti Amerika, Asia, Eropa, dan Afrika Utara.

Terdapat ratusan sepesies oak yang tumbuh dan dimanfaatkan untuk berbagai macam macam kebutuhan.

Bagi kita yang tinggalnya di  Indonesia, Kayu Oak ini tergolong mahal dan sulit untuk didapatkan. Jika ada ukurannya pun tertentu.

Apa yang menarik dari kayu ini sehingga banyak sekali digunakan? Alasan utamanya adalah kayu Oak merupaka kayu yang tergolong keras.

Kepopuleran Kayu Oak sudah mendunia karena tingkat kekerasan yang di hasilkan dari Kayu Oak ini.

pertumbuhan pohon Kayu Oak bisa mencapai ratusan tahun yang menandakan semakin meningkatnya kualitas kayu.

Nah sifat kayu Oak ini yang keras dan kuat didukung oleh pori pori kayu yang cukup besar. Teksturnya yang unik akan memudahkan proses finishing nantinya.

Pada saat masih menjadi pohon sering digunakan sebagai tanaman perindang dengan batang dan cabangnya yang sangat kuat.

Tingkat kekerasan kayu Oak ini termasuk kelas 2 dan termasuk kayu yang tahan terhadap serangan jamur atau rayap.

Ciri khas dari Kayu Oak ini adalah memiliki pori-pori yang besar namun bukan termasuk kayu yang lunak.

Ukuran pori-pori yang lebar tersebut memudahkan untuk cepat kering apabila terkena cairan atau air hujan.

Keuntungan menggunakan pohon yang tumbuh di cuaca dingin dan kelembaban yang tinggi.

Disisi lain, kayu oak memiliki kelemahan terhadap panas matahari. Cuaca yang panas akan membuat kayu bengkok karena mengalami penyusutan yang drastis. Maka tidak baik untuk menggunakan perabotan dari kayu oak luar ruangan atau sering terkena panas matahari.

<PENUTUPAN>

Nah mungkin hanya itu jenis jenis kayu Indonesia yang perlu kita ketahui dan jangan lupa kita untuk membududayakan kayu kayu tersebut. Nah jika anda ingin bertanya atau berkomentar, bisa langsung tulis dibawah ini. Semoga Bermanfaat. Sekedar mengingatkan jangan lupa untuk berdoa agar dimudahkan segala urusan.

Nah jika anda ingin mendapatkan ilmu lebih banyak dan info unik bisa kunjungi situs web ini tandakutip.com.

Terimakasih Atas Kunjungannya

Komen Lurr