Isi Kandungan Hadits Arbain Ke-8

1 min read

Pengertian Hadits Arbain An Nawawiah (4)

Isi Kandungan Hadits Arbain Ke 08-Nah setelah kita membahas isi kandungan hadits arbain ke 07 Nah kali ini kita akan melanjutkan ke hadits berikutnya. 08.

Bunyi Hadits Ke 08

عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى الله عليه وسلم    قَالَ : أُمِرْتُ أَنْ أُقَاتِلَ النَّاسَ حَتَّى يَشْهَدُوا أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّداً رَسُوْلُ اللهِ، وَيُقِيْمُوا الصَّلاَةَ وَيُؤْتُوا الزَّكاَةَ، فَإِذَا فَعَلُوا ذَلِكَ عَصَمُوا  مِنِّي دِمَاءُهُمْ وَأَمْوَالُـهُمْ إِلاَّ بِحَقِّ الإِسْلاَمِ وَحِسَابُهُمْ عَلَى اللهِ تَعَالىَ

[رواه البخاري ومسلم ]

Terjemah Hadits 

Dari Ibnu Umar radhiallahuanhuma sesungguhnya Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda : Aku diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka bersaksi bahwa tidak ada Ilah selain Allah dan bahwa Muhammad adalah Rasulullah, menegakkan shalat, menunaikan zakat. Jika mereka melakukan hal itu maka darah dan harta  mereka akan dilindungi kecuali dengan hak Islam dan perhitungan mereka ada pada Allah Subhanahu wata’ala.

(Riwayat Bukhori dan Muslim)

Catatan Tentang Hadits Diatas

Hadits ini secara praktis dialami zaman kekhalifahan Abu Bakar As-Shiddiq, sejumlah rakyatnya ada yang kembali kafir.

Maka Abu Bakar bertelat untuk memerangi mereka termasuk di antaranya mereka yang menolak membayar zakat.

Maka Umar bin Khattab menegurnya seraya berkata : “Bagaimana kamu akan memerangi mereka yang mengucapkan Laa Ilaaha sedangkan Rasulullah telah bersabda : Aku di perintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka…..(seperti hadits di atas)”.

Maka berkata lah Abu Bakar : “Sesungguhnya zakat adalah haknya harta”, hingga akhirnya Umar menerima dan ikut bersamanya memerangi mereka.

Pelajaran Yang Ada Dalam Hadits

  1. Maklumat berperang kepada mereka yang musyrik hingga mereka selamat
  2. Diperbolehkannya membunuh orang yang mengingkari sholat dan memerangi mereka yang menolak membayar zakat.
  3. Tidak diperbolehkan berlaku sewenang-wenang terhadap harta dan darah kaum muslim.
  4. Diperbolehkannya hukuman mati bagi setiap muslim jika dia melakukan perbuataan yang menuntut dijatuhkannya hukuman seperti itu, seperti: Berzina bagi orang” yang sudah menikah (muhshan), membunuh orang lain dengan sengaja dan meninggalkan agamanya dan jamaahnya
  5. Dalam hadits ini terdapat jawaban bagi kalangan murji’ah yang mengira bahwa imam tidak membutuhkan amal perbuataan.
  6.  Tidak mengkafirkan pelaku bid’ah yang menyatakan keesaan Allah dan menjalankan sayari’atnya.
  7. Didalamnya terdapat dalil bahwa diterimanya amal yang zharir dan menghukumi berdasarkan sesuatu yang zhahir sementara yang tersembunyi dilimpahkan kepada Allah SWT.

SEMOGA BERMANFAAT

Komen Lurr