Flora Yang Dilindungi Di Indonesia

8 min read

Tumbuhan

Flora Yang Dilindungi Di Indonesia-Nah Indonesia ini adalah negara yang sangat kaya dengan flora dan faunanya, seharusnya kita bangga menjadi warga negara yang memiliki kekayaan sumber daya alam berlimpah ini.

Nah kekayaan hayati yang ada di dunia ini harus dijaga kelangsungan hidupnya supaya keseimbangan kehidupan di muka bumi ini harus selalu terjaga.

Tanpa adanya keseimbangan dengan terjaganya flora dan fauna yang ada akan dapat membuat alam menjadi rusak.

Kesuburan tanah serta tumbuhnya berbagai macam tanaman-tanaman (flora) menjadi salah satu penyebab penting terjadinya populasi fauna yang  sangat beragam.

Tumbuhan yang merupakan makanan serta menjadi tempat hunian para fauna banyak tumbuh di Indnesia sepanjang tahun.

Hal ini lah yang membuat Indonesia memiliki bemacam-macam fauna langka yang tidak dimiliki oleh negara lain.

Bahkan untuk beberapa satwa yang bukan berasal dari negara Indonesia mampu berkembang biak secara baik di Negeri Indonesia ini.

Hal ini lah yang mejadi parameter penting penyebab keanekaragaman fauna dan flora yang dimiliki negri tercinta kita Indonesia.

Nah untuk mengenal lebih jauhnya lagi tentang keanekaragam fauna dan flora yang di lindungi di Indonesia maka sebaiknya ketahuilah berbagai macam jenis flora yang dilindungi di Indonesia seperti di bawah ini.

Jenis Flora Yang Dilindungi Di Indonesia

Masih banyak lagi jenis jenis flora yang tersebar di dunia ini, namun tak banyak keberadaan flora yang masih mendapatkan perlindungan, banyak orang yang memanfaatkan flora ini sebagai kepentingan umum yang membuat punah flora atau fauna yang sudah tidak memiliki bibit dari hasil perkembangbiakkannya dan bergantung juga dengan jenis flora menurut ketinggian dan iklim yang bisa juga membuat flora punah serta harus dilindungi di dalam cagar alam.

Nah berikut di bawah ini adalah penjelasan mengenai tentang flora yang di lindungi di Indonesia, diantaranya:

Bunga Melati Indonesia

melati-putih-5d882d20097f3623c75951d2
kompasiana.com

Nah Bunga Melati (Jasminum sambac) atau disebut juga Melati Putih merupakan salah satu spesies melati yang berasal dari Asia Selatan.

Tanaman perdu ini tersebar mulai dari daerah Hindustan, Indochina, Malaysia, hingga ke Indonesia.

Bunga Melati putih ini sendiri ditetapkan sebagai puspa bangsa, satu diantara tiga bunga nasional indonesia.

Melati (Jasminum sambac) merupakan tanaman perdu, berbatang tegak merayap, dan hidup menahun.

Melati tumbuh baik di iklim panas tropik, kondisi tanah ringan, porus, berpasir sampai seperti tanah liat.

Bunga Melati ini mempunyai ukuran yang kecil, umumnya berwarna putih, petala (mahkota bunga) selapis atau bertumpuk. Daun bentuk bulat.

Nah ada sekitar 200 jenis melati yang sudah terindentifikasi, tetapi hanya 8-9 jenis yang umum dibudidayakan.

Di Indonesia ada banyak nama lokal yang diberikan kepada bunga melati seperti, menuh (bali), Meulu Cina, Meulu Cut (Aceh), Malete (Madura), Menyuru (Banda), Melur (Gayo dan Batak Karo), Manduru (Menado), dan Mundu (Bima, Sumbawa).

Angrek Hitam Indonesia

anggrek-hitam-borneo-_170119215105-312
nasional.republika.co.id

Anggrek hitam (Coelogyne pandurata) adalah spesies anggrek yang hanya tumbuh di pulau Kalimantan.

Anggrek hitam adalah maskot flora ptovinsi Kalimantan Timur. Saat ini, habitat asli anggrek hitam mengalami penurunan jumlah yang cukup besar karena semakin menyusutnya luas hutan di Kalimantan namun masih bisa ditemukan di cagar alam Kersik Luway adalah jumlah yang sedikit.

Diperkirakan jumlah yang lebih banyak berada di tangan para kolektor anggrek.

Dinamakan anggrek hitam karena anggrek ini memiliki lidah (labellum) berwarna hitam dengan sedikit garis-garis berwarna hijau dan berbulu.

Sepal dan petal berwarna hijau muda. Bunganya cukup harum semerbak dan biasa mekar pada bulan Maret hingga Juni.

Anggrek hitam termasuk dalam anggrek golongan simpodial dengan bentuk bulb membengkak pada bagian bawah dan daun terjulur di atasnya.

Setiap bulb hanya memiliki dua lembar daun saja. Daunnya sendiri sekilas mirip seperti daun pada tunas kelapa.

Bunga Rafflesia Arnoldi

bunga-rafflesia-arnoldii-mekar_20180109_092932
manado.tribunnews.com

Bunga ini merupakan salah satu jenis tanaman  langka yang hanya tumbuh di kawasan Sumatra bagian selatan, terutama di Provinsi Bengkulu.

Tanaman ini pertama kali ditemukan di Bengkulu pada tahum 1818, oleh seorang letnan dari Inggris, yang pada saat itu tengah menjabat sebagai Gubernur Bengkulu, Thomas Stamford Raffles dan Dr. Arnoldy, seorang ahli botani.

Oleh pemerinta Provinsi Bengkulu, bunga ini ditetapkan sebagai lambang provinsi. Karena Rafflesia Arnoldi merupakan tanaman langka, maka sejak tahun 2000 Pemerintah Provinsi Bengkulu menetapkannya sebagai tanaman yang dilindungi dan harus dilestarikan.

Selain itu, sejak tahun 2001, beberapa kawasan hutan yang menjadi habitat Rafflesia Arnoldi ditetapkan sebagai kawasan yang dilindungi.

Rafflesia Arnoldi adalah bunga khas yang tumbuh di kawasan hutan bukit barisan provinsi Bengkulu.

Keunikan bunga ini adalah selain dari bentuknya yang jauh lebih besar dari ukuran bunga pada umumnya juga karena proses pemunjulannya yang tiba-tiba tanpa memiliki bentuk pohon tertentu. Menurut ahli botani, bunga ini didentifikasi sebagai bunga terbesar di dunia.

Bunga ini kerap tumbuh di hutan Bukit Barisan di Desa Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah dan juga di sekitar Desa Tebat Monok, Kabupaten Kepahian.

Bagian terbesar dari bunga ini adalah lima kelopak bunga yang mengelilingi bagian dalam, yang tampak seperti mulut gentong.

Di dasar bagian yang seperti gentong ini, terdapat benang sari ataupun putik, bergantung pada jenis kelaminnya. Rafflesia Arnoldi jantan atau betina.

Terpisahnya benang sari dan putik ini, membuat pembuahan bunga yang berbau busuk agar sulit.

Dibutuhkan bantuan dari seranga, angin, ataupun air agar Rafflesia Arnoldi dapat berbunga.

Masa pertumbuhan Rafflesia Arnoldi terhitung lama, dapat memakan waktu hingga sembilan bulan, dan jika bunganya sedang mekar, hanya akan berlangsung selama seminggu.

Maka tak heran jika tidak banyak wisatawan yang cukup beruntung untuk melihat bunga yang biasanya mekar di bulan Agustus hingga November ini.

Jika sedang mekar, bunga ini dapat memiliki diameter 1 meter, dan beratnya dapat mencapai 11 Kg.

Bunga ini memang akan mengeluarkan bau yang sangat tak sedap, namun bau ini lah yang memancing serangga untuk mendekati Rafflesia Arnlodi, sehingga memungkinkan pembuahan terjadi.

Bunga Bangkai Indonesia (Amorphophallus)

Catat-Ini-Perbedaan-Bunga-Bangkai-Amorphophallus-dan-Rafflesia (1)
klikhijau.com

Bunga bangkai atau yang dikenal dengan istilah Titan Arumzaminkand, atau corpse flower dalam bahasa Inggris ini merupakan salah satu bunga terbesar dan terunik di dunia.

Ia mendapatkan sebutan bunga bangkai karena saat bunga ini mekar, ia akan mengeluarkan bau menyengat yang menyerupai bangkai.

Bau yang menyengat ini ditujukan untuk menarik serangga pemangsa bangkai seperti lalat, kumbang, dan serangga karnivora lainnya.

Mengapa bunga bangkai memerlukan serangga-serangga tersebut? Bukan untuk dimangsa, namun serangga tersebut berperan sebagai  pollinator yang dapat membantu proses penyerbukan bunga bangkai.

Bunga bangkai merupakan tumbuhan endemik Indonesia yang hanya dapat ditemukan di hutan daerah Sumatera.

Bunga itu sering di salah artikan sebagai Rafflesia Arnoldi, padahal nyatanya mereka tumbuhan jenis yang berbeda.

Bunga bangkai termasuk suku talas-talasan (Araceae) sehingga memiliki umbi, sedangkan Rafflesia merupakan tumbuhan parasit dengan pohon inang Tetrastigma.

Keberadaannya yang memang langka ini kini menempatkannya dalam kategori “vulnerable” dalam daftar merah yang dibuat oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN). Kategori tersebut diperkirakan akan berubah menjadi “endangered” atau terancam punah jika deforestasi di hutan-hutan Indonesia masih berlanjut.

Kantong Semar Indonesia (Nepenthes)

058b83d3-735b-4229-a0f5-60eab6cb9226_169
cnnindonesia.com

Kantung semar mendapatkan makanannya dengan cara mengeluarkan bau yang menarik perhatian serangga.

Kantong semar atau yang disebut dengan pitcher plant dalam bahasa inggris ini merupakan jenis tumbuhan karnivora yang memiliki bentuk tubuh seperti kantong, berwarna terang dan dapat mengeluarkan aroma yang dapat menarik perhatian serangga.

Terdapat lebih dari 100 sepesies kantong semar yang tersebar di berbagai wilayah seperti Australia, Madagaskar, Papua nugini, Asia Tenggara dan Sri Lanka.

Seperti tanaman karnivora lainnya, dia tumbuh di wilayah dengan tanah yang memiliki sedikit kandungan nitrogen.

Dari 5 spesies kantong semar yang ditemukan di Indonesia, salah satunnya yaitu spesies Nepenthes bicalcarata masuk dalam kategori rawan (vulnerable) dan sisanya ada di kategori least concern (LC).

Dan dari keseluruhan 104 spesies kantong semar yang ada dalam daftar merah IUCN, 63 di antaranya masuk dalam katagori rawan (vulnerable) atau terancam punah (endangered), dan 9 di antaranya merupakan spesies hampir punah (critically endangered).

Beberapa faktor penyebab semakin langkanya tumbuhan ini adalah over-collection dan perdagangan hortikultura besar-besaran di samping maraknya deforestasi, kebakaran hutan, dan perubahan iklim.

Pohon Kayu Cendana (Santalum)

habitat-pohon-kayu-cendana
99.co

Keberadaan kayu cendan kini terancam karena penebangan liar dan deforestasi yang semakin marak terjadi.

Pohon cendana atau yang biasa dikenal sebagai Sandalwood dalam bahasa inggris ini merupakan spesies hutan dengan tekstur kering yang biasa ditemukan di China, India, Indonesia, Australia, dan Filipina.

Pohon tropis ini dapat tumbuh hingga 20 meter dan memiliki warna batang kayu yang beragam, mulai dari merah, cokelat, hingga abu-abu.

Karena memiliki karakteristik batang pohon yang kuat dan tahan lama, ia sering dimanfaatkan untuk menjadi kayu, baik untuk furnitur maupun pahatan.

Akar pohon ini juga mengandung sandal oil yang sering digunakan untuk bahan pembuatan parfum, dupa, kosmetik, dan obat.

Di India, terjadi penebangan tak terkendali yang berdampak pada penurunan populasi pohon cendana selama beberapa tahun terakhir. Karenanya, India telah melarang praktik ekspor kayu cendana dan menerapkan upaya konservasi pohon ini.

daftar merah IUCN sendiri pohon ini telah masuk dalam kategori vulnerable sehingga pendayagunaannya perlu diawasi pemerintah setempat.

Bunga Edelweiss

edelwiss
kompas.com

Penampakan dari Edelweiss Eropa Leontopodium alpinum yang berbeda secara fisik dengan Edelweiss Jawa.

Bunga edelweiss memiliki dua jenis yang umum dikenal, yaitu yang ditemukan di pegunungan Alpen (Leontopodium alpinum) dan yang ditemukan di Indonesia (Anaphalis javanica, Anaphalis viscida dan Anaphalis longifolia) yang sering disebut dengan edelweiss jawa.

Keberadaan kedua jenis edelweiss ini kini semakin terancam. Edelweiss jawa sering diburu oleh para pendaki gunung dan turis yang mengunjungi daerah pegunungan Indonesia.

Bunga ini biasa tumbuh di lereng pegunungan dengan ketinggian 2000 meter dan sangat penting bagi ekosistem pegunungan, untuk itu bunga ini kini dilindungi oleh otoritas setempat.

Sedangkan menurut seorang ahli dari WWF-Austria, keberadaan edelweiss Eropa juga kini semakin terancam punah karena efek pemanasan global yang mengubah habitat alami bunga ini menjadi lebih hangat.

Pohon dan tumbuhan lain yang mampu untuk pindah ke tempat yang lebih tinggi agar tetap berada di suhu dingin, namun tumbuhan yang berada di daerah pegunungan Alpen tidak mampu lagi untuk melakukannya karena sudah hampir mencapai ketinggian maksimal.

Pohon Ulin (Eusideroxylon zwageri)

ulin-yang-sudah-ditebang-1-702x459
teras.id

Pohon ulin, atau yang dalam bahasa inggris dikenal sebagai Ironwood ini merupakan salah satu jenis pohon yang kayunya banyak digunakan untuk keperluan konstruksi dan material perabotan.

Pohonnya termasuk ke dalam jenis pohon berukuran besar yang tingginya bisa mencapai 50 meter dengan diameter batangnya mencapai 120 cm.

Sifat kayunya yang dapat bertahan lama membuat orang banyak memanfaatkannya. Di daerah kalimantan misalnya, warga lokal banyak menggunakan kayu ulin sebagai bahan pembuataan rumah panggung.

Dulu pohon ini merupakan salah satu jenis pohon yang dilindungi oleh pemerintah. Hal ini karena pohon ulin memiliki waktu pertumbuhan yang lambat sehingga jika ditebang secara berlebihan, keberlangsungan spesiesnya akan terancam.

Dia juga merupakan rumah sekaligus sumber maknana bagi orang utan. Selain itu, pohon ulin juga berfungsi untuk menjaga kadar air di dalam tanah sehingga bisa mencegah terjadinya longsor.

Namun. tahun ini setatus konservasi pohon ulin dikeluarkan dari daftar tumbuhan yang dilindungi lagi oleh pemerintah.

Keputusan ini pun mendapat banyak kecaman masyarakat yang khawatir bahwa akan terjadi overexploitation yang akan membawa pohon ini kepada kepunahan.

Anggrek Tebu (Grammatophyllum speciosum)

anggrek tebu
manfaat.co.id

Anggrek tebu, atau yang dalam bahasa inggris disebut dengan tiger orchid atau giant orchid ini merupakan jenis anggrek terbesar dibandingkan anggrek lainnya.

Pada habitat alaminya, anggrek tebu merupakan tumbuhan epifit yang dapat tumbuh di permukaan tumbuhan lain.

Ketika berumur dewasa, anggrek tebu dapat mencapai berat lebih dari 1 ton dan mempunyai panjang hingga 3 meter dengan diameter malai sekitar 1,5-2 cm. Itulah sebabnya tanaman ini layak menyandang predikat sebagai anggrek raksasa.

Bunga anggrek tebu tahan lama dan tidak mudah layu. Meskipun telah dipotong dari batangnya, bunga raksasa yang super besar dan ini mampu bertahan hidup hingga 2 bulan.

Persebaran dan konservasi tanaman anggrek tebu tersebar secara alami mulai dari Myanmar, Thailand, Laos, Vietnam, Malaysia, Indonesia, hingga New Guinea.

Di Indonesia sendiri anggrek tebu tersebar mulai dari pulau Sumatera, Kalimantan, Jawa, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.

Karena keunikannya ini, ia sering dicari untuk dikoleksi secara pribadi. Oleh karenanya, pemerintah memasukan tanaman ini ke dalam daftar tumbuhan yang dilindungi.

Pohon Damar (Agathis dammara)

POHON DAMAR di HUTAN KEMASYARAKATAN (hkm)
sholehuddin.com

Jenis pulp yang dihasilkan dari kayu damar memiliki tingkat ketahanan dan kualitas yang tinggi

Pohon damar, atau yang dalam bahasa inggris disebut dengan Amboyna pine ini termasuk dalam famili Araucariaceae. Habitat asli pohon damar tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Papua Nugini, Indonesia, Filipina dan Malaya.

Dia tumbuh di dataran rendah hingga ketinggian 1.200 dpl dan memiliki batang yang lurus dengan diameter 1,5 meter, sedangkan tingginya bisa tumbuh hingga 65 meter.

Oleh karena itu pohon damat sering kali dijadikan tanaman penghijauan di kota-kota besar seperti Jakarta dan Bogor.

Pohon ini juga punya karakter mudah ditanam. Karena termasuk pohon besar, maka sering kali dimanfaatkan untuk penghijauan, mencegah kerusakan tanah, dan sebagai penyerap air.

Kayu pohon damar biasa digunakan sebagai salah satu bahan untuk menghasilkan pulp atau bubur kertas dengan kualitas baik. Selain untuk industri kertas, kayu damar juga sering kali dimanfaatkan untuk membuat konstruksi rumah.

Karena banyak dimanfaatkan untuk keperluan manusia, ia semakin terancam kepunahan karena jumlahnya kini yang kian sedikit.

IUCN pun menetapkan pohon damar dalam kategori vulnerable (IUCN 2014) karena overexploitation yang ironisnya legal dan berizin.

Anggrek Larat Indonesia

Pesona-Indah-Anggrek-Larat-dari-Maluku
pertanianku.com

Selain Rafflesia Arnoldii, Anggrek Larat juga termasuk dalam daftar bunga langka dan dilindungi.

Seperti namanya, tanaman bernama ilmiah Dendrobium bigibbum ini seringnya ditemukan di Pulau Larat, Maluku.

Di pulau tersebut, Anggrek Larat tumbuh bebas di pohon-pohon besar yang tedapat di hutan belantara maupun celah tebing kapur.

Ciri khas dari jenis anggrek yang satu ini terletak pada bunganya.

Bunga dari Anggrek Larat berwarna ungu pucat dan terkadang ada pula yang berwarna ungu tua.

Batangnya memiliki diameter yang jika semakin ke atas akan semakin mengecil

Anggrek Bulan Indonesia

Anggrek-bulan
sholehuddin.com

Bukan cuma Anggrek Tebu, jenis anggrek yang satu ini juga termasuk dalam daftar bunga langka dan dilindungi di Indonesia.

Salah satu dari bunga Nasional yang ditetapkan sebagai puspa pesona ini pertama kali ditemukan pada 1750 silam di Ambon.

Selain bisa beradaptasi di wilayah dataran rendah, Anggrek Bulan juga mampu tumbuh subur di pegunungan pada ketinggian 700 hingga 1.100 mdpl.

Tanaman ini memegang peranan penting dalam menghasilkan keturunan, yang mana Anggrek Bulan termasuk dalam jenis epifit monopodial dengan daun berjumlah lima helai saja.

Saat mekar, bunga anggrek yang memiliki kelopak lebar berwarna putih nan cantik ini biasanya akan mengeluarkan aroma yang harum.

Anggrek Jamrud Indonesia

Dendrobium-macrophyllum
nord.com

Masih dari tanaman anggrek, terakhir ada Anggrek Jamrud yang termasuk dalam daftar bunga langka dan dilindungi oleh pemerintah Indonesia.

Memiliki nama ilmiah Dendrobium macrophyllum, Anggrek Jamrud ini rata-rata berdiamater 2 sampai 5 cm, dengan warna bunga condong kuning dan sedikit bercorak pada bagian dalam bunganya.

Anggrek jenis ini bisa dijumpai di Jawa, Sulawesi, Sumatera, Maluku dan Papua.

Adaptasinya terhadap lingkungan membuat tanaman ini unggul, di mana perkembangannya juga terbilang sangat cepat.

 

TERIMAKASIH

Komen Lurr